Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Friday, 14 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — PT Hutama Karya (Persero) menggelar Pelatihan “Nutrition Facts untuk Produk UMKM” pada Jumat (14/8), di HABITARE Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menyasar 50 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di kawasan Jabodetabek, dengan syarat belum memiliki label informasi nilai gizi pada produknya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program HK Peduli Kreatif, inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutama Karya yang berfokus pada pelatihan, promosi, dan pendanaan usaha bagi UMK. Program ini menjawab amanat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023 yang menetapkan bidang Pendidikan, Lingkungan, dan Pengembangan UMK sebagai prioritas pelaksanaan TJSL BUMN.

Selain materi pelatihan, peserta yang belum memiliki informasi nilai gizi berkesempatan mendapatkan uji laboratorium gratis, sebuah dukungan konkret yang mengatasi kendala biaya yang kerap dihadapi UMK dalam memenuhi standar keamanan pangan. R Rangkaian acara juga mencakup sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan kriteria UMKM Naik Kelas, hingga sesi pendalaman usaha UMK dengan coaching clinic.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Unit TJSL Hutama Karya, Dianita Saraswati, dan menghadirkan Fungsional Penguji Mutu Barang dari Balai Pengujian Mutu Barang, Rachmat Adiwibowo; Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai narasumber utama.

Pelatihan ini digagas karena informasi nilai gizi menjadi elemen krusial dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus syarat legalitas yang dibutuhkan UMK untuk naik kelas. Tanpa label gizi yang sesuai standar, produk UMK berisiko kalah saing di pasar yang semakin menuntut transparansi keamanan pangan, sehingga dukungan teknis dan pendanaan uji lab dari Hutama Karya menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk memenuhi standar tersebut tanpa terbebani biaya.

Pada kesempatan terpisah, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan terhadap UMKM naik kelas. “Pelatihan ini sebagai bukti nyata kehadiran Hutama Karya di tengah masyarakat, sebagai mitra yang mendorong UMKM naik kelas melalui akses pengetahuan dan sarana yang selama ini menjadi kendala mereka,” ujarnya.

See also  Pecah! Deep Purple Guncang Kota Solo dengan Support Listrik PLN Tanpa Kedip

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini turut mendukung Asta Cita ke-3 Pemerintah tentang penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan, sekaligus menjadi kontribusi nyata Hutama Karya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan daya saing dan kapasitas usaha UMKM, serta SDGs 2 tentang Tanpa Kelaparan melalui penguatan standar keamanan pangan dan nilai gizi produk yang beredar di masyarakat.

Salah satu peserta UMK, Nelly Meilani (52), mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan mengikuti pelatihan ini. “Saya berterima kasih kepada Hutama Karya karena bisa dapat uji lab gratis, ini sangat membantu kami yang selama ini terkendala biaya. Dengan adanya informasi nilai gizi ini, usaha kami jadi lebih mudah mengurus legalitas dan bisa lebih dipercaya oleh pelanggan,” ujar Nelly.

Melalui pelatihan ini, Hutama Karya menegaskan perannya bukan hanya sebagai pengembang infrastruktur, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong daya saing UMKM di Jabodetabek agar mampu memenuhi standar keamanan pangan dan naik kelas secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung Asta Cita Pemerintah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis usaha kreatif dan kearifan lokal.

Berita Terkait

Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat
Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional
Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026
HUT RI ke-81, KAI Tebar Diskon Tiket 17 Persen dan Tarif Rp8
AUM BNI Private Tumbuh 21%, Wealth Management Makin Solid
Sambut 74 Peserta Magang Nasional, Menteri Rini: Belajarlah Bagaimana Negara Bekerja untuk Masyarakat

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 17:44 WIB

Hutama Karya Gratiskan Uji Lab Gizi, Dorong 50 UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Friday, 14 August 2026 - 17:41 WIB

Prabowo: Pendidikan Jadi Jalan Putus Kemiskinan, Kementerian PU Bangun 93 Sekolah Rakyat

Thursday, 13 August 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Aceh, 13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan Kini Fungsional

Wednesday, 12 August 2026 - 15:31 WIB

Kadin: Ekonomi Digital Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 12 August 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Siapkan Dewan Pengawas Baznas, Cegah Monopoli Peran

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB