Perkuat Ketahanan Pangan, Hutama Karya Kembali Rehabilitasi 103 Daerah Irigasi di Aceh dan Bali

Saturday, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperbaiki sejumlah jaringan irigasi nasional melalui penandatanganan kontrak rehabilitasi jaringan irigasi di Provinsi Aceh dan Bali. Proyek strategis ini akan memberikan manfaat langsung kepada ribuan petani di ratusan desa dengan meningkatkan produktivitas lahan pertanian seluas 7.800 hektare.

Penandatanganan kontrak untuk dua paket proyek di Aceh telah dilaksanakan pada Kamis (25/9) di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Banda Aceh, yang dihadiri oleh Kepala Balai BWS Sumatera I Asyari, Kepala SNVT PJPA Sumatera I Azriyan, serta Executive Vice President (EVP) Divisi Sipil Umum Hutama Karya Rizky Agung. Sementara kontrak untuk paket proyek di Bali ditandatangani pada Jumat (26/9) di di Kantor BWS Bali Penida Denpasar, Bali yang dihadiri oleh Plt. Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan BWS Bali Penida Bima Anjasmoro, Kepala SNVT PJPA Bali Penida Komang Gede Putra Antara, PPK Irigasi dan Rawa I Wayan Yuliartha dan EVP Divisi Sipil Umum Hutama Karya Rizky Agung.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan proyek ini meliputi Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Utama 33 Daerah Irigasi (D.I.) Kewenangan Daerah di Provinsi Aceh untuk Paket I dan 3 D.I. untuk paket II, serta Rehabilitasi Jaringan Utama 67 D.I. Kewenangan Pemerintah Daerah di Wilayah BWS Bali Penida Paket 1.

“Kontrak proyek baru ini melengkapi enam kontrak paket rehabilitasi irigasi tahap 2 yang telah kami tandatangani sebelumnya di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi serta dua kontrak paket rehabilitasi irigasi tahap 1. Totalnya, Hutama Karya kini menggarap sebelas paket rehabilitasi irigasi yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia sebagai bagian dari Program Optimasi Lahan (OPLAH) yang mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Adjib.

See also  PLN Rampungkan Pembangunan PLTMG Luwuk 40 MW, Pasokan Listrik Sistem Sulteng Makin Andal

I Made Sutrisna (49), petani dari Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar menyambut baik rehabilitasi sejumlah irigasi di Bali yang dapat membawa manfaat terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Di Bali, dengan luas area layanan lebih dari 2.800 hektare yang tersebar di 7 kabupaten, rehabilitasi diharapkan dapat meningkatkan frekuensi panen para petani.

“Selama ini kami hanya bisa panen dua kali setahun karena aliran air yang tidak stabil. Dengan rehabilitasi jaringan irigasi ini, kami berharap bisa panen tiga kali dan pendapatan keluarga meningkat,” ungkap I Made Sutrisna (49), petani dari Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar.

Sementara di Aceh, rehabilitasi akan mencakup 15 kabupaten dengan luas total area layanan lebih dari 5 ribu hektare. “Jaringan irigasi di desa kami sudah rusak parah. Banyak saluran yang tersumbat dan bangunan pintu air yang tidak berfungsi. Kami sangat bersyukur ada program rehabilitasi ini karena akan membantu kami mendapatkan air yang cukup untuk sawah,” kata Teuku Mahmud (48), ketua kelompok tani di Desa Meunasah Pinto, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal hingga 80% untuk proyek di Bali dan kedua paket di Aceh sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami akan melakukan koordinasi intensif dengan kelompok tani setempat untuk memahami pola dan waktu tanam di masing-masing lokasi. Ini penting agar kami dapat menerapkan sistem buka-tutup aliran air irigasi yang tidak mengganggu aktivitas pertanian selama konstruksi,” imbuh Adjib.

Dalam rehabilitasi ini, ruang lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi saluran primer dan sekunder, perbaikan bangunan pengatur, pemasangan pintu air baru, serta penguatan struktur saluran dengan pasangan batu. Total panjang saluran yang akan direhabilitasi mencapai lebih dari 160 kilometer.

See also  Genjot Bangun Rumah di Desa, Kemendes Gandeng Kementerian PKP

Ketiga proyek ini merupakan implementasi Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mempercepat pencapaian swasembada pangan dimana seluruh proyek diharapkan selesai pada akhir tahun 2025.

“Rehabilitasi jaringan irigasi bukan sekadar kegiatan perbaikan infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, diharapkan petani mampu mengoptimalkan intensitas tanam dan meningkatkan hasil produksi pertanian, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan mereka,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Proyek ini juga sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan indeks pertanian, memperbaiki infrastruktur yang rusak, mengoptimalkan pemanfaatan air, serta meningkatkan kesejahteraan petani sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Dengan penyelesaian sebelas proyek rehabilitasi irigasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, Hutama Karya membuktikan kapasitasnya sebagai mitra terpercaya pemerintah dalam membangun infrastruktur pertanian yang berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru