Target 2029: Kementerian PU Dorong Kelola Sampah 100% Mulai dari Rumah

Monday, 13 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelenggarakan acara Women’s Talk Kelola Sampah dari Rumah pada Senin (13/10/2025). Acara ini bertujuan memperkuat pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga sebagai langkah awal mengurangi beban pengelolaan persampahan nasional.

Acara diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PU. Penasihat DWP Kementerian PU Irma Dody Hanggodo menyatakan bahwa 50% sampah yang dihasilkan di Indonesia berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, pengelolaan sampah di rumah harus diperkuat agar beban pengelolaan sampah di tingkat nasional dapat berkurang.

“Rumah adalah ruang terkecil namun terkuat dalam membentuk perilaku. Jika dimulai dari rumah untuk membiasakan diri mengurangi serta memisahkan sampah organik dan anorganik, maka orang tua telah memberi teladan nyata untuk menghasilkan generasi yang lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan,”kata Penasihat DWP Irma.

Penasihat DWP Irma meyakini perempuan memiliki peran strategis dalam memimpin perubahan di rumah tangga yang kemudian meluas menjadi gerakan di tingkat komunitas, kota, hingga nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak ibu-ibu di lingkungan Kementerian PU berbagi inspirasi dan aksi nyata kurangi sampah dari rumah. Mari bersama-sama kita jadikan keluarga besar PU sebagai contoh dan teladan dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan sehat, serta kota dan lingkungan yang manusiawi sesuai Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti yang hadir pada acara ini juga turut mendukung penuh penguatan aksi nyata pemilahan sampah yang dimulai dari diri sendiri, dari rumah, dan dari kantor masing-masing. Menurutnya, pembiasaan pengurangan sampah mulai dari lingkungan terkecil serta kolaborasi lintas sektor akan mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

See also  Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Plt Menko Polhukam

“Kita perlu gerakan perubahan yang masif mulai dari lingkungan kecil di rumah hingga lingkungan yang lebih besar lagi dan saya harap ibu-ibu di Kementerian PU dapat menjadi contoh agen perubahan tersebut. Pengelolaan sampah tidak bisa hanya oleh pemerintah pusat sendiri, tapi harus bersama-sama dengan pemerintah daerah, masyarakat dan juga kita sendiri, masing-masing harus bisa memilah dan mengelola sampah,” kata Wamen Diana.

Data menunjukkan bahwa sejak 2021, kota-kota di Indonesia menghasilkan lebih dari 68 juta ton sampah per tahun, dimana sebagian besar sampah tersebut masih berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang kini banyak mengalami kelebihan kapasitas. Sehingga untuk mewujudkan 100% pengelolaan sampah nasional pada tahun 2029, peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025 mengusung tema global Urban Crisis Response: People-Centred Smart Cities dan tema nasional Aksi Pilah Sampah Menuju Indonesia Bersih Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi untuk berfokus pada perubahan perilaku pengelolaan sampah.

“Kota cerdas yang memanusiakan penduduknya membutuhkan ekosistem yang kolaboratif, dari perencanaan yang presisi sampai membentuk kebiasaan warganya di level rumah tangga. Ketika rumah tangga, sekolah, dan komunitas bergerak serempak, target 2029 lebih dekat tercapai.” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Dian Irawati. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB