Dari Gunung Nago ke Sibolga, Hutama Karya Dorong Pemulihan Akses dan Kebutuhan Dasar

Thursday, 18 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melalui program HK Peduli memperkuat aksi tanggap bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara. Termasuk di Batu Busuak dan Gunung Nago (Sumatra Barat), Aceh Tamiang (Aceh), serta Sibolga (Sumatra Utara). Hutama Karya berkomitmen untuk hadir memberikan dukungan yang telah bergerak sejak akhir November 2025 lalu. Melalui HK Peduli penyaluran logistik, dukungan peralatan berat, serta penguatan layanan darurat di sejumlah titik terdampak, dilaksanakan dengan koordinasi bersama posko bencana dan unsur pemerintah setempat.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa respons perusahaan diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur terdampak dapat pulih bertahap. “Melalui HK Peduli, kami bergerak untuk membantu kebutuhan dasar warga dan mendukung pemulihan akses, supaya layanan sosial serta aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Alat Berat di Batu Busuak & Gunung Nago

Di Sumatra Barat, Hutama Karya menyalurkan bantuan di sekitar titik terdampak, termasuk Gunung Nago, Kota Padang, untuk memperkuat layanan darurat bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Berdasarkan rekap aksi per 15 Desember 2025, bantuan disalurkan melalui Posko Pasar Baru Universitas Andalas (UNAND) dengan penerima tercatat Ketua Pemuda Nagari Gunung Nago. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar keluarga, terutama logistik pangan dan perlengkapan harian, sesuai kebutuhan posko.

Selain penyaluran logistik, Hutama Karya juga mengerahkan dukungan alat berat untuk membantu penanganan kondisi lapangan dan pemulihan akses. Di Batu Busuak, dukungan alat berat yang digerakkan berupa 3 unit excavator 30 ton yang beroperasi. Sementara itu, di Gunung Nago, warga terdampak mengalami kesulitan karena akses jalan tertutup oleh lumpur dan banjir sehingga memerlukan bantuan alat berat untuk dapat kembali beraktivitas normal. Hutama Karya mengerahkan 2 unit excavator 20 ton untuk membantu penanganan material dan percepatan pemulihan di sekitar lokasi terdampak.

See also  Menteri Basuki Apresiasi Penyerahan Bibit Tanaman untuk IKN dari Purnawirawan TNI AD

Logistik di Aceh Tamiang & Aksi Pembukaan Akses di Sibolga

Di Aceh, Hutama Karya menyalurkan bantuan untuk penguatan layanan darurat di Kabupaten Pidie Jaya. Pada 29 November 2025 lalu, bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pidie Jaya dan didistribusikan kepada sekitar 150 kepala keluarga melalui posko Dinas Sosial. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan berupa makanan instan dan siap makan, minuman kemasan, serta beras sebagai bahan makanan pokok. Bantuan juga meliputi kebutuhan sandang dan perlengkapan dasar kepada warga terdampak sesuai dengan kebutuhan. Antara lainpakaian, selimut, handuk, serta perlengkapan bayi. Penyerahan dilakukan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari koordinasi penyaluran.

Aksi berlanjut pada 4 Desember 2025 lalu di Desa Tijien Husen, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan dan air minum. Bantuan sandang dan kebutuhan keluarga mencakup pakaian dewasa dan anak 100 pcs, serta handuk. Untuk mendukung kebutuhan kelompok rentan, disalurkan susu UHT, obat-obatan, perlengkapan bayi serta perlengkapan kebersihan perempuan. Penyerahan dilakukan langsung kepada masyarakat desa terdampak melalui koordinasi perangkat setempat.

Untuk Sumatra Utara, rekap aksi mencatat dukungan Hutama Karya di Sibolga sejak 27 November–14 Desember 2025. Bantuan ini sebagai wujud hadir Hutama Karya sebagai kontraktor nasional untuk membantu pemulihan dan insfrastruktur pada daerah terdampak bencana. Hutama karya memobilisasi alat berat untuk pemulihan akses jalan pada ruas Sibolga–Tarutung. Akses ini merupakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Utara dengan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang selama ini digunakan secara aktif oleh masyarakat untuk mobilisasi logistik antar wilayah serta kegiatan esensial keseharian lainnya. Di titik ini Hutama Karya menurunkan wheel loader 2 unit, trafo 6 unit, excavator 4 unit, dan dump truck colt diesel 1 unit.

See also  Selamat Berkongres Peserta KLB 2019

Bantuan alat berat yang menjadi tumpuan para warga terdampak ini bekerja hingga 10 jam setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk mengoptimlkan pekerjaan dan mempercepat terbukanya akses jalan agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga di kedua wilayah yang terputus. Selain itu, tercatat pula penyaluran kategori sembako dan logistik di Posko Sibolga pada 29 November 2025.

Kisah Pengungsi

Di salah satu titik pengungsian di Kabupaten Pidie Jaya, Teuku Muhammad Iskandar (34), warga Pidie Jaya, menggambarkan hari-hari awal pascabencana sebagai masa yang paling berat. Ia menyebut makanan, alas tidur, obat-obatan, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan bayi menjadi kebutuhan yang paling dicari ketika akses bantuan belum stabil. Menurutnya, ketidakpastian membuat warga lebih mudah cemas, terutama keluarga yang mengungsi dengan anak kecil.

Setelah bantuan datang, ia menilai beban warga mulai berkurang karena kebutuhan pokok dapat dipenuhi secara bertahap. “Kami selaku perwakilan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya mengucapkan terima kasih kepada Hutama Karya atas bantuannya. Saat itu kami benar-benar bingung karena kebutuhan harian menipis, sementara sebagian warga masih bertahan di posko. Bantuan yang diberikan sangat membantu, terutama untuk anak-anak dan keluarga yang paling terdampak. Mudah-mudahan bantuan ini membawa manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan pokok yang kami perlukan,” ujarnya.

Di lokasi lain, pengungsi menyebut akses yang terputus membuat aktivitas harian tertahan, dari sekolah hingga distribusi barang kebutuhan. Harapan mereka sederhana, jalur kembali terbuka dan layanan dasar pulih. Bagi warga, dukungan logistik dan peralatan di jalur akses memberi sinyal bahwa pemulihan terus diupayakan. Hutama Karya menegaskan program HK Peduli akan terus berjalan dengan memantau perkembangan di titik terdampak.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB