Pulihkan Aceh Tamiang, Hutama Karya Kerahkan Alat Berat dan Siapkan 120 Unit Huntara

Thursday, 25 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menegaskan dukungan terhadap arahan Danantara Indonesia dalam memperkuat respons kemanusiaan melalui inisiatif BUMN Peduli bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang. Dukungan Hutama Karya diarahkan pada pemulihan konektivitas dan kesiapan hunian sementara (Huntara) agar pemulihan warga dapat berlangsung bertahap. Pelaksanaan dukungan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, posko setempat, dan pemangku kepentingan teknis agar penanganan tepat sasaran serta tidak tumpang tindih.​

Chief Operational Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan Danantara dan Badan Pengaturan (BP) BUMN hadir untuk mendampingi warga terdampak selama masa pemulihan. “Danantara Indonesia dan BP BUMN hadir untuk mendampingi warga yang terdampak, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, serta membantu masyarakat menjalani proses pemulihan secara bertahap,” ujar Dony dalam keterangan tertulis, Minggu (21/12).​

Rencana Huntara Aceh Tamiang

Sebagai bagian dari fase pemulihan pascabencana, Hutama Karya diamanahi mendukung pembangunan hunian sementara (Huntara) di Aceh Tamiang. Langkah ini memastikan warga terdampak mendapatkan tempat tinggal layak selama masa transisi. Total 600 unit huntara akan dibangun oleh tujuh BUMN konstruksi, dengan porsi Hutama Karya sebanyak 120 unit di lahan seluas 52.581 m².

Lokasi huntara strategis di Jalan Banda Aceh-Medan, Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Tim proyek Hutama Karya telah melakukan peninjauan lapangan awal. Hasilnya menunjukkan perlunya pembersihan lumpur, perataan lahan, dan penyediaan akses ke area yang masih terdampak bencana.

Huntara dirancang cepat dibangun dengan metode rangka baja ringan yang ringkas dan tahan lama. Material pilihan seperti papan semen untuk dinding, multiplek lantai, serta atap zincalume memastikan hunian kokoh, aman, dan siap huni dalam waktu singkat. Setiap unit memiliki luas sekitar 12-30 m², dilengkapi fasilitas bersama berupa dapur umum, area cuci, mushola, serta sanitasi lengkap.

See also  Pertamina Optimalkan Jalur Alternatif

Pembangunan ini menandai komitmen BUMN konstruksi dalam proyek infrastruktur nasional pascabencana. Warga Aceh Tamiang kini punya harapan baru untuk masa transisi yang lebih manusiawi. Hutama Karya terus koordinasi dengan mitra BUMN bidang infrastruktur lain demi target tepat waktu.

Dukungan Alat Berat dan Akses di Tamiang

Di Aceh Tamiang, sebagian warga menghadapi hambatan mobilitas akibat sejumlah ruas tertutup lumpur, kayu hanyutan, dan sedimen sehingga jalur penghubung dan pergerakan bantuan ikut terhambat. Dalam kondisi ini, Hutama Karya mengambil peran sesuai kompetensi inti perusahaan dengan mendukung pembukaan kembali akses dan penguatan konektivitas sebagai bagian dari kerja kolektif BUMN Peduli.​

Untuk mendukung pembukaan akses, semua BUMN bidang infrastruktur membantu kirim alat berat. Hutama Karya mengirimkan sejumlah sumber daya operasional untuk pembersihan material pascabanjir dan pemulihan jalur strategis warga. Dukungan tersebut mencakup pengerahan 4 (empat) unit excavator, didukung 1 (satu) unit excavator PC75, 2 (dua) unit dump truck, serta satu unit tangki solar untuk menopang kelancaran operasi di lapangan.​

Selain pembersihan material, Hutama Karya juga memobilisasi dukungan konektivitas melalui penyediaan Jembatan Bailey, yakni 1 unit bentang 43 meter dan 2 unit bentang 48 meter. Dukungan tambahan turut disiapkan berupa excavator PC-200 (7 unit), crane 80 ton (1 unit), dukungan operator excavator, serta pasokan solar untuk memastikan operasi lapangan berjalan.​

Seluruh peralatan tersebut digunakan untuk membantu pembersihan material seperti lumpur, kayu hanyutan, dan sedimen, sekaligus mendukung pekerjaan normalisasi pada titik-titik kritis yang menghambat jalur penghubung warga. Operasional dilakukan dengan mengutamakan keselamatan kerja dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat agar penanganan tepat sasaran serta tidak beririsan dengan penanganan instansi lain.​

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan komitmen melalui kolaborasi BUMN Peduli. “Pada fase awal pemulihan, kami kejar jalur penghubung warga berfungsi kembali melalui BUMN Peduli. Hutama Karya hadir di lokasi bersama BUMN infrastruktur lain, terkoordinasi dengan otoritas setempat dan standar keselamatan ketat. Setelah konektivitas pulih, dukungan lanjut ke amanah pembangunan huntara untuk tempat tinggal sementara layak,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemprov DKI Gandeng BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Rencana Tentatif Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung
Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Jatim 1, Dorong Akses Pendidikan Berkualitas
Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Pramono Perintahkan Percepatan Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said
Menko AHY Apresiasi Kinerja Kementrans dalam Transformasi Transmigrasi 2026
Hutama Karya Genjot Pemeliharaan Tol Pekanbaru–Dumai Jelang Lebaran
Pramono: Transjabodetabek Blok M–Soetta Beroperasi Sebelum Lebaran
Tag :

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:14 WIB

Pemprov DKI Gandeng BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Monday, 9 February 2026 - 07:39 WIB

Rencana Tentatif Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung

Sunday, 8 February 2026 - 23:02 WIB

Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Jatim 1, Dorong Akses Pendidikan Berkualitas

Sunday, 8 February 2026 - 01:10 WIB

Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Kesiapan Mudik Lebaran 2026

Sunday, 8 February 2026 - 00:56 WIB

Pramono Perintahkan Percepatan Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said

Berita Terbaru