Rekayasa Lalin MRT Fase 2A Harmoni–Mangga Besar hingga Agustus 2026

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan seiring pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP 202. Rekayasa lalu lintas ini berlangsung mulai 1 Januari hingga 31 Agustus 2026 di area proyek Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, mengatakan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari tahapan pekerjaan konstruksi. “Rekayasa lalu lintas di area Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar perlu dilakukan sebagai bagian dari tahapan pekerjaan pada ketiga stasiun tersebut yang menjadi bagian dari paket kontrak CP 202 Fase 2A MRT Jakarta,” ujar Rendy, Rabu, 7 Januari.

Proyek MRT Jakarta Fase 2A CP 202 mencakup pembangunan tiga stasiun bawah tanah, yakni Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, serta terowongan yang menghubungkan Harmoni hingga Mangga Besar. Pelaksanaan rekayasa lalu lintas dilakukan oleh PT MRT Jakarta bersama kontraktor Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV), serta telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Di Stasiun Harmoni, rekayasa lalu lintas tahap 3.2 diberlakukan pada 1 Januari hingga 30 April 2026. Selama periode ini, arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk akan bergeser ke sisi jalan dari Gedung BPKP hingga Gedung Sandjaja, dengan tiga lajur menuju arah Monas tetap dipertahankan.

Sementara itu, di area Stasiun Sawah Besar, rekayasa lalu lintas dilakukan bertahap sejak Januari hingga Agustus 2026. Pengaturan meliputi pengalihan dan pergeseran arus kendaraan di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gajah Mada, menyesuaikan dengan pekerjaan penggalian, pembangunan stasiun, kanal underpass, dan secant bore pile. Pada tahap akhir, mulai Juli hingga Agustus 2026, arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk akan dikembalikan ke sisi tengah jalan.

See also  Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende

Adapun di Stasiun Mangga Besar, rekayasa lalu lintas dilakukan dalam dua tahap. Pada Januari hingga April 2026, satu lajur Jalan Hayam Wuruk arah Monas dialihkan ke sisi kanal. Pengaturan serupa berlanjut pada Mei hingga Agustus 2026, dengan pengalihan tambahan setelah ruko Olimo.

PT MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung. Perusahaan juga memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga melalui pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, dan lampu penerangan jalan umum.

“Kami berharap para pengguna jalan dan angkutan umum dapat memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Rendy.

Berita Terkait

Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam
Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa
Perkuat SDM Infrastruktur Berkualitas, Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi
Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Berita Terkait

Monday, 26 October 2026 - 12:49 WIB

Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam

Monday, 26 October 2026 - 10:28 WIB

Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa

Monday, 26 October 2026 - 10:13 WIB

Perkuat SDM Infrastruktur Berkualitas, Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Saturday, 24 October 2026 - 18:33 WIB

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 October 2026 - 10:48 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi

Monday, 26 Oct 2026 - 22:09 WIB