Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Jagung di Kawasan Transmigrasi Mutiara

Friday, 16 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – “Terima kasih Bapak Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi atas dukungan program kegiatan di tahun 2025”, ujar Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil. Ungkapan demikian disampaikan saat dirinya ber-audiensi di Ruang Kerja, Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 15 Januari 2025.

Atas dukungan Kementerian Transmigrasi, berbagai pembangunan dan pengembangan di Kawasan Transmigrasi Mutiara (Muna Timur Raya) seperti rehab gedung SD 5 unit, pembangunan toilet SD 4 unit, peningkatan jalan poros UPT Pohorua 2,5 km, dan peningkatan jalan di SP Raimuna 1,7 km, semuanya sudah rampung dan sekarang dinikmati masyarakat.

Kepada Viva Yoga, La Ode Asrafil dalam pertemuan itu juga menyampaikan keinginan dukungan untuk program dan pengembangan kawasan transmigrasi di kabupaten yang berada di Sulawesi Tenggara itu untuk TA 2026. Di tahun ini programnya lebih variatif, seperti pembangunan jembatan, talud, jalan penghubung, dan jalan lingkungan.

Di Mutiara disebut ada 5 kecamatan, yakni Maligano, Wakorumba, Pasir Putih, Pasikolaga, dan Batukara. Jumlah penduduk yang ada di sini sejumlah 25.375 jiwa. Lokasi kawasan transmigrasi yang dibuka pada tahun 2010 itu sangat stategis, berada di daerah transit dari Buton Utara, Buton, Bau-Bau menuju Kendari Ibukota Sulawesi Tenggara. Lintasan yang ada dilewati jalan negara. Angkutan umum yang menyinggahi adalah kapal very dan bus Damri.

Mendapat kunjungan wakil bupati dan stafnya, Viva Yoga merasa gembira. “Nama kawasan transmigrasi, Mutiara, sangat bagus”, ujarnya. Nama Mutiara bisa juga mendapat inspirasi dari kabupaten tetangganya, Wakatobi, yang namanya merupakan gabungan dari beberapa nama pulau utama, Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binonko; Mutiara ada yang mengartikan diambil dari dua hingga satu huruf dari masing-masing kecamatan, yakni ‘M’aligano, Wakor’U’mba, Pasir Pu’TI’h, Pasikolag’A’, dan Batuka’RA’.

See also  Pajak Kendaraan Bermotor Diskon Hingga Desember 2021

Viva Yoga mengapresiasi pembangunan dan pengembangan Mutiara di tahun 2025. Di kawasan transmigrasi ini menurutnya status lahannya ‘clear and clean’, “sehingga tidak ada masalah sengketa lahan”, tuturnya. Sertifikati lahan sudah menyampai 858 bidang. “Ini patut diapresiasi”, ucapnya.

Kepada La Ode Asrafil, Viva Yoga mendorong berbagai komoditas yang ada seperti jagung, kelapa, pisang, sapi bali, dan ayam terus dikembangkan. Berdasarkan data, produksi jagung di luas lahan 517 Ha menghasilkan 1.262,50 ton, kelapa di luas lahan 1.938,90 Ha dihasilkan produksi 1.850 ton, dan sapi bali dengan 4.633 ekor mampu memproduksi daging 7.040 kg. Produksi jagung dari kawasan itu sudah dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Viva Yoga mendengar keluhan peternak ayam baik petelur dan pedaging di sana kesulitan mengembangkan produksinya karena harga pakan mahal. Mendapat keluhan seperti itu, pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu mengusulkan di Mutiara ada industrialisasi atau rumah produksi pakan ternak. “Industrialisasi atau rumah produksi pakan ternak ini perlu dibangun untuk mendukung pengembangan peternakan”, ujarnya. Industrialisasi pakan ternak disebut sangat memungkinkan sebab produksi jagung yang ada sangat melimpah. “Pakan ternak yang datang dari Makassar, bahan dasarnya, jagung, berasal dari Mutiara”, paparnya.

Melihat potensi besar Mutiara, Viva Yoga menyatakan mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di sana agar mencitpakan kawasan pertumbuhan ekonomi baru guna menciptakan kesejahteraan transmigran dan warga yang menempati kawasan. “Kita dukung Mutiara sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara”, tegas mantan Anggota Komisi IV DPR dua periode itu.

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 September 2026 - 00:29 WIB

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Berita Terbaru

News

Puluhan Anak TK Belajar Palestina Lewat Permainan Interaktif

Wednesday, 23 Sep 2026 - 07:03 WIB