Kunjungan ke Kota Tua Jakarta Tembus 2,4 Juta Sepanjang 2025

Wednesday, 21 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Kawasan Kota Tua Jakarta mencatat jumlah kunjungan yang tinggi sepanjang Januari hingga Desember 2025. Data pengelola menunjukkan total kunjungan mencapai 2.413.445 orang, terdiri atas 2.346.426 wisatawan domestik dan 67.019 wisatawan mancanegara.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, mengatakan angka tersebut tergolong tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Menurut dia, capaian itu menegaskan posisi Kota Tua sebagai salah satu destinasi unggulan wisata sejarah dan budaya di DKI Jakarta.

“Tren kunjungan menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan pada tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya,” kata Denny saat ditemui, Selasa, 20 Januari 2026.

Denny menilai, tingginya jumlah kunjungan tidak terlepas dari sejumlah faktor pendukung yang terus diperkuat oleh pengelola kawasan. Salah satunya adalah aktivasi kawasan melalui beragam kegiatan yang dinilai mampu menarik minat masyarakat untuk datang kembali.

“Aktivasi kawasan melalui kegiatan seni, budaya, sejarah, dan komunitas menjadi daya tarik utama,” ujarnya. Selain itu, kepastian layanan bagi pengunjung juga disebut berperan penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama berwisata.

Menurut Denny, dalam beberapa waktu terakhir Kota Tua Jakarta rutin menghadirkan berbagai aktivitas publik yang bersifat terbuka. Penataan kawasan yang lebih tertib, penguatan fungsi museum, penyediaan ruang publik yang ramah pengunjung, serta peningkatan koordinasi layanan antar-pengelola turut berkontribusi menjaga kualitas pengalaman wisata.

“Upaya ini sejalan dengan pendekatan pengelolaan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pengunjung, tetapi juga pada keberlanjutan dan kualitas layanan,” katanya.

Ke depan, pengelola berharap tren positif tersebut dapat terus terjaga melalui konsistensi aktivasi kawasan dan peningkatan layanan publik. Langkah itu dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

See also  Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

“Dengan dukungan berbagai pihak, Kota Tua diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang interaksi budaya yang hidup dan relevan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara,” kata Denny.

Berita Terkait

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital
Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda
Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi
Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen
Kurangi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Perbaiki Sistem Pompa Bendung Bawah Tanah Bribin II Gunungkidul
Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI
OJK Bersih-Bersih Pasar Modal, Sejumlah Pelaku Dijatuhi Sanksi

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 14:57 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Friday, 6 November 2026 - 12:21 WIB

Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital

Friday, 6 November 2026 - 08:56 WIB

Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda

Friday, 6 November 2026 - 08:54 WIB

Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi

Thursday, 5 November 2026 - 18:22 WIB

Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen

Berita Terbaru