Kementerian Transmigrasi Salurkan Bantuan bagi Warga Kawasan Transmigrasi Terdampak Bencana di Aceh

Tuesday, 27 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Kementerian Transmigrasi menyalurkan bantuan sebanyak 17 paket bagi masyarakat di kawasan transmigrasi dan eks lokasi transmigrasi yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Dalam setiap paket bantuan yang disalurkan meliputi tenda darurat, peralatan, serta perlengkapan dapur umum hingga alat kebersihan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Sebanyak 13 paket bantuan disalurkan melalui Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dan 4 paket melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional dapur umum di titik-titik permukiman terdampak agar warga tetap memperoleh makanan secara teratur.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), M. Sigit Mustofa Nurudin, mengatakan Kementerian Transmigrasi terus melakukan pemantauan dan pembaruan data pascabencana di wilayah terdampak.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Kementerian Transmigrasi terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana di Aceh. Semoga masyarakat di kawasan transmigrasi tetap semangat dan dapat segera kembali beraktivitas seperti semula. Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dengan kemampuan yang ada,” kata Dirjen Sigit dalam keterangannya, Minggu (25/1).

Kondisi masyarakat di sejumlah wilayah Aceh dan Kabupaten Bener Meriah hingga kini masih dalam tahap pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Di beberapa kawasan transmigrasi dan eks lokasi transmigrasi, warga belum dapat beraktivitas secara normal karena kerusakan permukiman serta keterbatasan sarana kebutuhan dasar.

Di Kabupaten Aceh Utara, khususnya kawasan Cot Girek dan sekitarnya, banyak keluarga masih membutuhkan tempat berteduh sementara dan fasilitas memasak untuk memenuhi kebutuhan pangan harian. Aktivitas ekonomi warga terhenti, sementara sebagian permukiman belum sepenuhnya aman untuk dihuni. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Bener Meriah, terutama di kawasan Pintu Rime Gayo dan Samar Kilang, di mana warga terdampak masih sangat bergantung pada bantuan logistik dan dapur umum.

See also  Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Aceh per 23 Januari 2026, tercatat sekitar 5.700 kepala keluarga (KK) atau 9.453 jiwa terdampak bencana di kawasan transmigrasi dan eks lokasi transmigrasi. Dampak bencana terjadi di sembilan kabupaten, meliputi enam kawasan transmigrasi dengan total 94 eks lokasi transmigrasi, terutama di wilayah dataran rendah dan rawan genangan.

“Kementerian Transmigrasi terus melakukan koordinasi, pemantauan, dan pembaruan data pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, termasuk di kawasan transmigrasi dan eks lokasi transmigrasi,” tambah Dirjen Sigit.

Sebelumnya, pada Desember 2025, Kementerian Transmigrasi telah menyalurkan bantuan tahap kedua berupa sembako, obat-obatan, dan perlengkapan dapur umum melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari penanganan darurat bencana.

“Kementerian Transmigrasi tetap berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat transmigrasi terdampak bencana serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka pemulihan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan,” pungkas Dirjen Sigit.

Berita Terkait

Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong
BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Papan Interaktif Digital Buka Jalan Pembelajaran Kreatif bagi Puluhan Guru di Jayapura
Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Mendes Yandri Dorong Hilirisasi Jeruk di Kabupaten Malang
Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi Terdampak El Nino, Selamatkan 53.052 Ha Sawah
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Mentrans: Industrialisasi Luar Jawa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 14:56 WIB

BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Wednesday, 9 September 2026 - 12:40 WIB

Papan Interaktif Digital Buka Jalan Pembelajaran Kreatif bagi Puluhan Guru di Jayapura

Wednesday, 9 September 2026 - 12:36 WIB

Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat

Wednesday, 9 September 2026 - 09:54 WIB

Mendes Yandri Dorong Hilirisasi Jeruk di Kabupaten Malang

Wednesday, 9 September 2026 - 09:40 WIB

Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi Terdampak El Nino, Selamatkan 53.052 Ha Sawah

Berita Terbaru

Megapolitan

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Thursday, 10 Sep 2026 - 16:03 WIB