Pramono Tinjau Pengerukan Kali Cakung Lama, Target Rampung 2027

Tuesday, 27 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proses pengerukan sedimen dan normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa, 27 Januari. Pengerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir 2027 sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan banjir di Jakarta Utara dan sekitarnya.

“Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama ini dan mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2027 selesai,” ujar Pramono di lokasi.

Pengerukan sedimen dilakukan sepanjang 8,5 kilometer dengan total volume sekitar 45 ribu meter kubik yang terbagi dalam 17 segmen. Pramono mengatakan pengerukan bertujuan mengembalikan fungsi saluran dan kapasitas sungai yang mengalami penyempitan, terutama di wilayah hilir.

Selain pengerukan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan normalisasi di sejumlah titik kritis. Salah satunya di kawasan Begog, tempat lebar aliran sungai menyempit hingga sekitar dua meter. Dalam proyek ini, lebar sungai akan diperluas hingga 15 meter untuk meningkatkan daya tampung air.

Pramono menegaskan Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran untuk mendukung proyek tersebut, termasuk pembebasan lahan warga yang terdampak. “Angkanya saya belum bisa sebutkan, tetapi secara prinsip saya sudah memutuskan ini enggak boleh kerjanya sepotong-sepotong. Kerjanya harus sampai selesai,” kata dia.

Ia menyebutkan normalisasi Kali Cakung Lama diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di sejumlah wilayah yang selama ini kerap terdampak saat curah hujan tinggi, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Semper Barat, dan sekitarnya. “Inilah salah satu solusi jangka menengah yang kami lakukan untuk mengatur banjir yang selama ini terjadi di Jakarta,” ujarnya.

Selain normalisasi sungai, Pramono juga menyinggung upaya penanganan banjir lainnya, seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta proyek strategis Giant Sea Wall dan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

See also  Senator NTT : Beri Kepastian Kapan Jeda Pemekaran Dicabut

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan pihaknya telah menyiagakan sejumlah alat berat untuk mempercepat pengerukan Kali Cakung Lama Rawa Indah. Alat tersebut terdiri atas sembilan unit ekskavator amfibi dan dua unit ekskavator long arm. “Pengerjaannya dari jam delapan pagi sampai empat sore, Senin sampai Jumat,” kata Ika.

Adapun Kali Cakung Lama sebelumnya memiliki lebar sekitar 20 meter. Namun, keberadaan bangunan liar di badan dan sepadan kali menyebabkan penyempitan hingga hanya menyisakan lebar efektif dua hingga tiga meter. Kondisi ini menurunkan kapasitas aliran air dan kerap memicu genangan serta banjir di wilayah Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja saat hujan deras.

Berita Terkait

Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku
Hutama Karya Kukuhkan Posisi Sebagai BUMN Engineering & Construction Terdepan dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Puluhan Tahun Panen Sekali, Hutama Karya Hadirkan Irigasi Modern ke Pulau Terluar Maluku
Titi Anggraini Raih Gelar Doktor FHUI, Wamen Viva Yoga: Disertasinya Memberi Harapan Baru Pada Hukum Pemilu
‘Anti-Mainstream’ Menteri Dody Sisir Bagian Belakang Proyek, Genjot Progres Sekolah Rakyat Sragen Tembus 87 Persen
Perangkat Desa Dukung Pelaksanaan MBG dan Kopdes di Hadapan Mendes Yandri
Punya Fasilitas ‘High Class’, Menteri PU Optimis SR Nagan Raya Berfungsi untuk Tahun Ajaran Baru
Mendes Pastikan Keuntungan Kopdes Merah Putih Dinikmati oleh Warga Desa

Berita Terkait

Saturday, 20 June 2026 - 12:57 WIB

Bendungan Way Apu Capai 86,91 Persen, Dukung Swasembada Pangan di Maluku

Saturday, 20 June 2026 - 12:52 WIB

Hutama Karya Kukuhkan Posisi Sebagai BUMN Engineering & Construction Terdepan dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Friday, 19 June 2026 - 17:54 WIB

Puluhan Tahun Panen Sekali, Hutama Karya Hadirkan Irigasi Modern ke Pulau Terluar Maluku

Wednesday, 17 June 2026 - 21:18 WIB

Titi Anggraini Raih Gelar Doktor FHUI, Wamen Viva Yoga: Disertasinya Memberi Harapan Baru Pada Hukum Pemilu

Wednesday, 17 June 2026 - 21:10 WIB

‘Anti-Mainstream’ Menteri Dody Sisir Bagian Belakang Proyek, Genjot Progres Sekolah Rakyat Sragen Tembus 87 Persen

Berita Terbaru