‘Anti-Mainstream’ Menteri Dody Sisir Bagian Belakang Proyek, Genjot Progres Sekolah Rakyat Sragen Tembus 87 Persen

Wednesday, 17 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memiliki cara unik namun efektif dalam memastikan kualitas dan kecepatan proyek infrastruktur. Alih-alih hanya meninjau bagian depan proyek yang sudah rapi, setibanya di lokasi pembangunan, Menteri Dody kerap langsung bergegas menyisir area belakang yang masih berantakan.

Gaya pengawasan tak biasa ini kembali terlihat saat Menteri Dody meninjau langsung proyek pembangunan fasilitas pendidikan berskala nasional. Tujuannya satu: mencari akar masalah di lapangan untuk segera diselesaikan.

“Begitu keluar mobil, saya memang sengaja cari bagian yang belum selesai atau belum rapi. Tujuannya supaya kita bisa langsung diskusi, cari tahu masalahnya apa, dan segera cari solusinya,” tegas Menteri Dody di sela-sela tinjauannya, Selasa (16/6).

Ketelitian pengawasan tersebut terbukti berbanding lurus dengan capaian di lapangan. Saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat di Sragen telah menembus angka 87,12 persen. Menteri Dody menyebutkan bahwa capaian proyek di wilayah ini merupakan salah satu yang terbaik dan tercepat di tingkat nasional. “Untuk yang paling cepat dan mengungguli wilayah lain itu Semarang dan Surabaya,” paparnya.

Meski progres terbilang cepat, Menteri Dody mencatat adanya sedikit tantangan terkait fluktuasi jumlah pekerja. Momentum libur tradisi 1 Suro di tanah Jawa membuat jumlah pekerja konstruksi sempat menyusut dari 900 orang menjadi sekitar 600 orang. Namun, Menteri Dody memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu tenggat waktu. Pihaknya telah menginstruksikan penyedia jasa untuk menambah kembali jumlah tenaga kerja hingga menyentuh angka 1.000 hingga 1.100 pekerja dalam waktu dekat.

“Strateginya tidak terlalu sulit karena sumber daya manusia di wilayah sekitar sini cukup banyak. Berbeda jika proyeknya di Sulawesi atau Papua. Pekerjaan ini kita kejar 24 jam nonstop secara shift. Kami encourage penyedia jasa untuk terus ngebut,” jelasnya.

See also  BSKAP Dorong Penguatan Institusi dan Solidaritas Islam di PUIC ke 19

Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan dari total 93 titik proyek ini dapat berstatus fungsional pada akhir Juni 2026. Kecepatan penyelesaian ini bukan tanpa alasan. Pemerintah mengejar tenggat waktu agar gedung-gedung sekolah yang baru dibangun sudah bisa digunakan oleh para siswa pada tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2026.

“Kita harapkan pada akhir Juni semuanya sudah fungsional. Jadi, adik-adik kita bisa mulai menempati sekolah barunya tepat di tahun ajaran baru, Juli 2026,” terangnya.

Selain fokus pada bangunan utama, Menteri Dody juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di sekitar proyek yang mengalami kerusakan. Dalam perjalanannya, ia mendapati sejumlah jalan kabupaten yang bergelombang akibat kerap dilintasi truk bermuatan lebih atau Over Dimension Over Load (ODOL).

Menyikapi hal ini, Menteri Dody memastikan bahwa perbaikan jalan akses dan jalan daerah di sekitar lokasi proyek pendidikan akan menjadi salah satu titik prioritas pemerintah.
“Itu pasti kita atensi melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026. Jalan-jalan akses di sekitar sekolah yang dilewati material ini akan kita perbaiki. Prinsipnya, pembangunan fasilitas ini tidak boleh meninggalkan infrastruktur jalan yang rusak,” tegasnya. (#PU608)

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan
Puan, Dasco, dan Sultan Kompak Inspeksi Ruang Sidang Bersama dan Makan Bakso
Kurangi Impor Aspal, Kementerian PU Genjot Pemanfaatan Aspal Merah Putih untuk Jalan Tol
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
Pascabanjir Padang, Kementerian PU Bantu Warga Kembali Beraktivitas

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Friday, 14 August 2026 - 14:44 WIB

Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan

Friday, 14 August 2026 - 14:37 WIB

Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Thursday, 13 August 2026 - 16:06 WIB

Puan, Dasco, dan Sultan Kompak Inspeksi Ruang Sidang Bersama dan Makan Bakso

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB