BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun pada 2025, 60 Persen Lebih ke Sektor Produksi

Saturday, 31 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang tahun 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Dari total penyaluran tersebut, lebih dari 60 persen KUR BRI mengalir ke sektor produksi, seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta sektor-sektor produktif lainnya yang menjadi penggerak utama perekonomian rakyat.

Direktur Utama BRI menyampaikan bahwa fokus penyaluran KUR ke sektor produksi merupakan strategi perseroan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

“Penyaluran KUR BRI tidak hanya bertujuan memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat sektor-sektor produktif yang memiliki efek berganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

BRI mencatat, sepanjang 2025 KUR telah menjangkau jutaan debitur UMKM, dengan mayoritas penerima berasal dari segmen usaha mikro. Hal ini sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi rakyat.

Selain penyaluran pembiayaan, BRI juga memberikan pendampingan usaha melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk literasi keuangan, digitalisasi UMKM, serta penguatan ekosistem usaha agar pelaku UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyaluran KUR secara tepat sasaran, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan layanan ke seluruh pelosok negeri.

Melalui penyaluran KUR yang konsisten dan terarah, BRI optimistis dapat terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

See also  Dorong Ketahanan Pangan, PLN Icon Plus Hadirkan Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB