daelpos.com – Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi jalan rusak yang membutuhkan perbaikan. Setiap temuan kerusakan di lapangan, baik dari hasil pemantauan petugas maupun laporan masyarakat, dipastikan akan segera ditindaklanjuti.
“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, Jumat (30/1).
Menurut Siti, masyarakat kini dapat melaporkan jalan rusak melalui berbagai kanal pengaduan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain aplikasi Jakarta Kini (JAKI), laporan juga bisa disampaikan langsung ke Posko Dinas Bina Marga melalui hotline 021-3844444, baik melalui sambungan telepon maupun aplikasi WhatsApp.
“Keberadaan hotline ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di Jakarta,” ujar Siti.
Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat yang selama ini turut melaporkan kondisi jalan rusak. Menurut dia, laporan warga sangat membantu percepatan penanganan di lapangan, terutama pada titik-titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti agar jalan rusak tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara,” katanya.
Siti menjelaskan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta memiliki satuan pelaksana (satpel) di tingkat kecamatan dan suku dinas, serta didukung satgas pasukan kuning yang selalu siaga melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Setiap kerusakan yang ditemukan akan langsung ditangani untuk meminimalkan potensi kecelakaan.
Selain perbaikan, mitigasi juga dilakukan dengan pemasangan marka atau garis peringatan di titik-titik jalan rusak agar pengendara lebih waspada saat melintas.
“Penanganan saat ini dilakukan secara sementara dan darurat dengan penambalan. Namun, ketika kondisi cuaca sudah mendukung, perbaikan permanen akan dilakukan menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan lebih tahan lama,” ujarnya.
Adapun penanganan jalan rusak atau berlubang pascahujan deras dilakukan secara menyeluruh di lima kota administrasi DKI Jakarta. Dinas Bina Marga memastikan pemantauan rutin dan perbaikan cepat terus dilakukan agar kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat.








