daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pasokan bahan pangan di ibu kota tetap terjaga meski beberapa wilayah sempat dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.
Pramono juga menegaskan ketersediaan daging, yang biasanya mengalami lonjakan permintaan saat hari besar keagamaan, tidak menjadi persoalan. Pernyataan itu disampaikannya menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
“Mudah-mudahan menyambut Imlek, puasa, dan lebaran persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi persoalan, termasuk daging. Jadi sekarang juga kita sudah mempersiapkan untuk itu,” ujar Pramono, di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2).
Menurut Pramono, Pemprov DKI telah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga stok bahan pangan sejak dini. Salah satunya, dengan menjaga komunikasi intensif bersama pemerintah daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia.
“Saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang mereka mensuplai ke Jakarta untuk urusan pangan,” kata Pramono.
Dengan langkah ini, Pemprov DKI berharap pasokan bahan pokok tetap lancar dan harga stabil, sehingga masyarakat bisa menjalani perayaan Imlek, Ramadan, dan Idulfitri tanpa kekhawatiran.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

