Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Redam Potensi Hujan Ekstrem

Wednesday, 4 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Selasa (3/2) sebagai upaya antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem di Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan OMC hari ini dilakukan melalui tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI AU A-2105 yang berpangkalan di Lanud Halim Perdanakusuma. Operasi ini merupakan hasil sinergi BPBD DKI Jakarta dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI AU, serta kementerian dan lembaga terkait.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa setiap penyemaian awan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini. “Penyemaian awan dilakukan untuk mengarahkan potensi hujan ke wilayah yang lebih aman dan tidak membebani DKI Jakarta,” ujarnya.

Pada sorti pertama, penerbangan dilakukan pada pagi hari di wilayah Kabupaten Bogor dengan target awan Stratocumulus (Sc), Stratus (St), dan Cumulus humilis pada ketinggian 7.000–8.000 kaki, menggunakan 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) sebagai bahan semai.

Selanjutnya, sorti kedua dilaksanakan pada siang hari di wilayah Selat Sunda pada ketinggian 9.100–9.400 kaki. Pada sortie ini, digunakan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram untuk mengarahkan hujan ke perairan yang lebih aman.

Sementara sorti ketiga digelar pada sore hari di wilayah Lebak, Banten, dengan target awan Stratocumulus dan Cumulus humilis pada ketinggian di bawah 7.000 kaki, menggunakan kembali 800 kilogram Kalsium Oksida.

Isnawa menekankan, BPBD DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian serta memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh kegiatan OMC berjalan aman dan efektif sesuai kondisi cuaca terkini.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. “Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air sangat penting untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir,” katanya.

See also  Mendagri Minta Dukcapil Daerah Proaktif Layani Perekaman KTP-El

Informasi kebencanaan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi BPBD DKI Jakarta, dan media sosial @bpbddkijakarta. Genangan atau banjir dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi JAKI dan website pantaubanjir

Berita Terkait

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru
Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 Waspadai Kejahatan Siber
BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Saksikan Pesta Adat di Pulau Hiri, Viva Yoga: Kekayaan Budaya Kesultanan Ternate Penting Dijaga dan Dilestarikan
Dilantik Jadi Ketum IKSS, Mendes Yandri Siap Bawa IKSS Beri Kontribusi Terbaik untuk Negeri

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 09:29 WIB

Transmigrasi Baru Dorong Lapangan Kerja dan Pusat Ekonomi Baru

Tuesday, 25 August 2026 - 08:30 WIB

Kementerian PU Suplai Air untuk Tangani Karhutla di Muaro Jambi

Tuesday, 25 August 2026 - 00:16 WIB

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Monday, 24 August 2026 - 14:57 WIB

Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Monday, 24 August 2026 - 06:57 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Berita Terbaru