daelpos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Selasa (3/2) sebagai upaya antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem di Jakarta dan sekitarnya.
Kegiatan OMC hari ini dilakukan melalui tiga sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI AU A-2105 yang berpangkalan di Lanud Halim Perdanakusuma. Operasi ini merupakan hasil sinergi BPBD DKI Jakarta dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI AU, serta kementerian dan lembaga terkait.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa setiap penyemaian awan dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini. “Penyemaian awan dilakukan untuk mengarahkan potensi hujan ke wilayah yang lebih aman dan tidak membebani DKI Jakarta,” ujarnya.
Pada sorti pertama, penerbangan dilakukan pada pagi hari di wilayah Kabupaten Bogor dengan target awan Stratocumulus (Sc), Stratus (St), dan Cumulus humilis pada ketinggian 7.000–8.000 kaki, menggunakan 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) sebagai bahan semai.
Selanjutnya, sorti kedua dilaksanakan pada siang hari di wilayah Selat Sunda pada ketinggian 9.100–9.400 kaki. Pada sortie ini, digunakan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram untuk mengarahkan hujan ke perairan yang lebih aman.
Sementara sorti ketiga digelar pada sore hari di wilayah Lebak, Banten, dengan target awan Stratocumulus dan Cumulus humilis pada ketinggian di bawah 7.000 kaki, menggunakan kembali 800 kilogram Kalsium Oksida.
Isnawa menekankan, BPBD DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian serta memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh kegiatan OMC berjalan aman dan efektif sesuai kondisi cuaca terkini.
Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. “Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air sangat penting untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir,” katanya.
Informasi kebencanaan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi BPBD DKI Jakarta, dan media sosial @bpbddkijakarta. Genangan atau banjir dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi JAKI dan website pantaubanjir






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

