Pantau Harga Jelang Lebaran, Pramono Siap Jinakkan Lonjakan Cabai

Thursday, 19 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

 

daelpos.com – Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau ketersediaan dan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu komoditas yang jadi sorotan adalah cabai keriting yang tengah mengalami lonjakan harga.

“Idulfitri dan Ramadan ini Pemerintah DKI Jakarta tentunya melihat semua kebutuhan pokok utama itu secara detail. Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2).

Menurutnya, kenaikan harga dipicu terganggunya rantai pasokan dari sejumlah daerah penghasil di Jawa dan Sulawesi Selatan. Curah hujan tinggi membuat produksi menurun sehingga suplai tersendat.

“Jadi curah hujan ini menyebabkan penurunan,” katanya.

Meski begitu, Pramono optimistis dalam satu hingga dua pekan ke depan harga akan kembali stabil seiring mulai meredanya intensitas hujan dan membaiknya pasokan.

“Saya yakin dalam satu minggu dua minggu ke depan pasti harga cabai di Jakarta bisa normal kembali,” tegasnya.

Untuk mempercepat stabilisasi harga dan menekan laju inflasi, Pemprov DKI menyiapkan langkah intervensi pasar. Salah satunya membeli cabai langsung dari sumbernya dan mendistribusikannya ke pedagang eceran dengan margin keuntungan Rp5 ribu agar harga tetap terkontrol.

“Kami akan membeli cabai, kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang, memberikan keuntungan Rp5 ribu supaya harganya terkontrol,” jelas Pramono.

Ia pun yakin strategi tersebut efektif menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di Ibu Kota.

“Saya yakin dengan cara seperti ini inflasi di Jakarta pasti akan bisa kita kontrol,” tandasnya.

See also  5 Instansi Jadi Pembuka Tahap Wawancara KIPP 2021

Berita Terkait

Berkunjung ke SDN Pulubala, Wamen Viva Yoga: Kementrans Memiliki Berbagai Program di Kawasan Transmigrasi
Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik
Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026
Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026
Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa
Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kementerian PU

Berita Terkait

Thursday, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik

Thursday, 9 April 2026 - 07:03 WIB

Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga

Thursday, 9 April 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Wednesday, 8 April 2026 - 17:32 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026

Wednesday, 8 April 2026 - 17:28 WIB

Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026

Berita Terbaru

Nasional

HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim

Friday, 10 Apr 2026 - 13:38 WIB