Di INACRAFT 2026, Stan Kementerian Transmigrasi Diserbu 3.800 Pengunjung

Thursday, 19 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Selama mengikuti ajang Inacraft 2026, Kementerian Transmigrasi membuahkan capaian membanggakan. Stan Kementrans berhasil menarik 3.724 pengunjung selama pameran skala internasional tersebut berlangsung pada 4-8 Februari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

Stan Kementrans ini merupakan upaya Kementerian memfasiltasi para pelaku UMKM yang selama ini dibina di berbagai Kawasan Transmigrasi. Selama pelaksanaan Inacraft, para pelaku UMKM yang memanfaatkan Stan Kementrans berhasil mencatatkan transaksi penjualan senilai Rp 154 juta, yang sepenuhnya diterima oleh para pelaku usaha tersebut.

Hasil tersebut menunjukkan produk unggulan kawasan transmigrasi memiliki daya tarik kuat dan mampu bersaing di pasar nasional, bahkan berpotensi menembus pasar global. Keikutsertaan dalam Inacraft 2026 menjadi langkah konkret Kementerian Transmigrasi dalam memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat transmigran.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut meninjau langsung stan Kementerian Transmigrasi pada Sabtu (7/2). Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas antusiasme pengunjung dan kerja keras para pelaku usaha, sekaligus penegasan dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi.

Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Transmigrasi (Dit. P3UT) Ditjen PEMT, Widarjanto, menyampaikan keberhasilan stan Kementrans tidak hanya diukur dari angka penjualan, tetapi juga dari tingginya interaksi dan peluang jejaring yang terbangun.

“Keikutsertaan ini bukan sekadar memamerkan produk, tetapi membuka akses pasar yang lebih luas dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli serta mitra potensial. Ini bagian dari strategi memperkuat daya saing produk unggulan transmigrasi,” kata Widarjanto.

Stan Kementerian Transmigrasi menampilkan 5 produk unggulan dari kawasan transmigrasi yakni Kain Tenun Ikat tradisional dari Kawasan Transmigrasi Melolo, Sumba Timur; Ecoprint dan Sasirangan dari Cahaya Baru, Barito Kuala; Kerajinan Aksesoris dari Mesuji, Mesuji; Anyaman Purun dari Lamunti-Dadahup, Kapuas; serta Kain Batik dari Lunang Silaut, Pesisir Selatan.

See also  Akidi Tio, Ai Lap Yu Pul

Pelaku usaha tenun ikat dari Melolo, Yuswanti Atandau bersyukur bisa ikut berpartisipasi pada Inacraft 2026. Dia mengaku bangga bisa menjual langsung hasil produk buatannya di pameran skala internasional tersebut.

“Saya berterima kasih bisa ke Jakarta dan ikut pameran dengan membawa tenun Sumba Timur,” ungkap Yuswanti Atandau.

Demi menarik perhatian pengunjung, stan Kementerian Transmigrasi hadir dengan konsep tematik dan interaktif yang memungkinkan pengunjung terlibat langsung dalam proses kreatif. Aktivitas seperti belajar membatik, menganyam daun purun, mengenal bahan pewarna alami dari akar, batang, kulit, dan daun, hingga pembuatan aksesori dari tembaga dan batu alam, menjadi daya tarik pengunjung untuk datang. Kehadiran photobooth dengan latar berbagai kain unggulan kawasan transmigrasi turut meningkatkan minat kunjungan.

“Kegiatannya sangat menyenangkan, sangat edukatif. Aku enggak pernah tahu kalau membatik itu ternyata sesulit itu, benar-benar harus hati-hati. Jadi ini bagus sekali dan kita jadi tahu kenapa harga batik itu mahal,” ungkap Adis salah satu pengunjung stan Kementerian Transmigrasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali apalagi buat generasi muda untuk menyalurkan hobi atau menjadi inspirasi usaha. Dan sekarang kan batik juga tidak kaku seperti dulu, bisa diaplikasikan di topi, jaket dan banyak lagi yang lain,” kata pengunjung lainnya, Yunil Endrik.

Keberhasilan ini menjadi bukti strategi promosi dan pemasaran yang terintegrasi mampu mendorong peningkatan nilai tambah produk kawasan transmigrasi. Partisipasi dalam Inacraft 2026 juga merupakan implementasi Peraturan Menteri Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2025 tentang Transformasi Transmigrasi melalui penguatan program Trans Karya Nusa, khususnya dalam promosi dan pemasaran hasil industri olahan komoditas lokal.

Ke depan, Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk memperluas partisipasi pelaku usaha dalam berbagai pameran dan forum bisnis strategis guna memperkuat posisi produk unggulan kawasan transmigrasi di pasar nasional maupun global, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat transmigran.

Berita Terkait

Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman
Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara
Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel
Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek
Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi

Berita Terkait

Saturday, 1 August 2026 - 17:42 WIB

Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman

Friday, 31 July 2026 - 18:13 WIB

Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Friday, 31 July 2026 - 16:52 WIB

Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel

Thursday, 30 July 2026 - 13:28 WIB

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Tuesday, 28 July 2026 - 20:05 WIB

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Berita Terbaru