daelpos.com – Dudy Purwagandhi memperkirakan sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Proyeksi tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan guna memetakan potensi pergerakan masyarakat selama periode libur hari raya.
Menurut Dudy, angka tersebut menunjukkan potensi kenaikan dibandingkan realisasi arus mudik pada tahun sebelumnya. “Berdasarkan hasil survei nasional, potensi pergerakan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 144 juta orang. Angka ini berpotensi meningkat dibandingkan realisasi tahun lalu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lonjakan jumlah pemudik menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam menyiapkan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.
Sejumlah moda transportasi diprediksi tetap menjadi pilihan utama masyarakat, mulai dari angkutan jalan, kereta api, kapal laut, hingga pesawat udara. Selain itu, penggunaan kendaraan pribadi juga diperkirakan masih mendominasi, terutama untuk perjalanan jarak menengah dan pendek.
Dudy menegaskan, pemerintah akan mengoptimalkan manajemen lalu lintas, pengaturan jadwal keberangkatan, hingga rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Evaluasi pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun sebelumnya juga menjadi acuan dalam menyusun strategi tahun ini.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar. Persiapan akan dilakukan secara matang dan terkoordinasi,” tegasnya.
Dengan proyeksi pergerakan mencapai ratusan juta orang, momentum mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali menjadi salah satu mobilitas masyarakat terbesar dalam setahun, sekaligus ujian kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi nasional.








