daelpos.com — Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi utama pembangunan nasional dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren MIRA Institute di Pandeglang, Banten.
Dalam pertemuan tersebut Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersilaturahmi dengan Pendiri MIRA Institute, Ustadz Adi Hidayat.
“Berbahagia sekali saya hari ini bisa bersilaturahmi dengan Ustadz Adi Hidayat, ulama yang begitu kharismatik, bukan hanya karena intelektual dan wawasan yang begitu luas, tapi juga selalu aktif menjadi bagian solusi dari bangsa ini dalam setiap permasalahan, tantangan, dan ujian yang dihadapi oleh Indonesia. Oleh karena itu, kami ingin terus menyambung persahabatan, silaturahmi, dan hari ini berada di MIRA Institute di Pandeglang, Provinsi Banten. Saya sangat mengapresiasi, walaupun usianya mungkin masih muda tapi bisa dikatakan ini akan menjadi Center of Excellence yang akan mencetak ulama-ulama masa depan Indonesia,” ungkap Menko AHY di Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2).
“Saya cukup mengagumi upaya yang sudah dilakukan oleh Pak Ustadz Adi Hidayat terkait dengan pentingnya sumber daya manusia. Kami di Kementerian Transmigrasi juga sangat meyakini bahwa pembangunan bangsa, pembangunan nasional itu soko guru-nya, fondasinya adalah pembangunan manusianya,” kata Menteri Iftitah dalam kesempatan yang sama.
Kunjungan silaturahmi tersebut pun disambut hangat dan diapresiasi Ustadz Adi Hidayat. Menurut Beliau, di tengah dinamika global dan kehidupan berbangsa bernegara yang membangun narasi kemanusiaan untuk keadilan dan peradaban, narasi persatuan, kemusyawaratan yang menghadirkan hikmah, serta keadilan sosial, hanya sedikit yang mencoba untuk mengembalikannya pada algoritma Ketuhanan Yang Maha Esa.
“Pak Menko AHY, Pak Menteri Transmigrasi Pak Iftitah, di antara yang sedikit itu. Mencoba menyeimbangkan narasi-narasi bangunan kebangsaan dengan dasar intelektualitas, fisikal, tapi juga ditopang dengan nilai kekuatan spiritual yang kuat. Hari ini beliau mencoba mengawali itu, melahirkan pikiran-pikiran dan visi kebangsaan yang positif,” tutur Ustadz Adi Hidayat.
Menariknya, Ustadz Adi Hidayat dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara diketahui sama-sama merupakan putra daerah Pandeglang. Kesamaan latar belakang tersebut menjadi penguat kolaborasi keduanya yang kini bersinergi untuk kepentingan kemajuan bangsa, khususnya dalam membangun SDM unggul yang berkarakter dan berdaya saing.
Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Adi Hidayat mengajak Menko AHY dan Mentrans Iftitah berkeliling pondok pesantren dan berinteraksi langsung dengan para santri. Mentrans menyampaikan apresiasinya terhadap peran lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual dan fisik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan karakter kebangsaan yang kuat.
Sebagai wujud konkret transformasi tersebut, Kementerian Transmigrasi telah meluncurkan program Transmigrasi Patriot. Program ini dirancang untuk menghadirkan SDM berkualitas ke kawasan transmigrasi, yang memiliki kompetensi, karakter kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta daya saing dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan baru di berbagai wilayah Indonesia.
“Inilah kesamaan visi. Inilah yang kami bertemu dan tadi kami juga diskusikan sebagaimana yang juga disampaikan oleh Pak Menko AHY tadi dalam sambutannya bahwa pembangunan infrastruktur itu sangat penting, tetapi harus diimbangi dengan pembangunan manusianya supaya menjadi pembangunan yang seutuhnya,” tutur Mentrans.
Ustadz Adi Hidayat berharap berbagai program yang dijalankan Pemerintah untuk kepentingan masyarakat tersebut dapat terlaksana senantiasa dalam keberkahan.
“Dan mudah-mudahan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, segala program yang telah dicanangkan beliau dalam bidang sektor infrastruktur, kewilayahan, juga transmigrasi, dan secara umum dalam konteks kebangsaan, dimudahkan oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa dan menjadikan kebaikan untuk kita semua,” kata Ustadz Adi Hidayat mengakhiri.
Pandeglang, Banten — Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi utama pembangunan nasional dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren MIRA Institute di Pandeglang, Banten.
Dalam pertemuan tersebut Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersilaturahmi dengan Pendiri MIRA Institute, Ustadz Adi Hidayat.
“Berbahagia sekali saya hari ini bisa bersilaturahmi dengan Ustadz Adi Hidayat, ulama yang begitu kharismatik, bukan hanya karena intelektual dan wawasan yang begitu luas, tapi juga selalu aktif menjadi bagian solusi dari bangsa ini dalam setiap permasalahan, tantangan, dan ujian yang dihadapi oleh Indonesia. Oleh karena itu, kami ingin terus menyambung persahabatan, silaturahmi, dan hari ini berada di MIRA Institute di Pandeglang, Provinsi Banten. Saya sangat mengapresiasi, walaupun usianya mungkin masih muda tapi bisa dikatakan ini akan menjadi Center of Excellence yang akan mencetak ulama-ulama masa depan Indonesia,” ungkap Menko AHY di Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2).
“Saya cukup mengagumi upaya yang sudah dilakukan oleh Pak Ustadz Adi Hidayat terkait dengan pentingnya sumber daya manusia. Kami di Kementerian Transmigrasi juga sangat meyakini bahwa pembangunan bangsa, pembangunan nasional itu soko guru-nya, fondasinya adalah pembangunan manusianya,” kata Menteri Iftitah dalam kesempatan yang sama.
Kunjungan silaturahmi tersebut pun disambut hangat dan diapresiasi Ustadz Adi Hidayat. Menurut Beliau, di tengah dinamika global dan kehidupan berbangsa bernegara yang membangun narasi kemanusiaan untuk keadilan dan peradaban, narasi persatuan, kemusyawaratan yang menghadirkan hikmah, serta keadilan sosial, hanya sedikit yang mencoba untuk mengembalikannya pada algoritma Ketuhanan Yang Maha Esa.
“Pak Menko AHY, Pak Menteri Transmigrasi Pak Iftitah, di antara yang sedikit itu. Mencoba menyeimbangkan narasi-narasi bangunan kebangsaan dengan dasar intelektualitas, fisikal, tapi juga ditopang dengan nilai kekuatan spiritual yang kuat. Hari ini beliau mencoba mengawali itu, melahirkan pikiran-pikiran dan visi kebangsaan yang positif,” tutur Ustadz Adi Hidayat.
Menariknya, Ustadz Adi Hidayat dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara diketahui sama-sama merupakan putra daerah Pandeglang. Kesamaan latar belakang tersebut menjadi penguat kolaborasi keduanya yang kini bersinergi untuk kepentingan kemajuan bangsa, khususnya dalam membangun SDM unggul yang berkarakter dan berdaya saing.
Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Adi Hidayat mengajak Menko AHY dan Mentrans Iftitah berkeliling pondok pesantren dan berinteraksi langsung dengan para santri. Mentrans menyampaikan apresiasinya terhadap peran lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual dan fisik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan karakter kebangsaan yang kuat.
Sebagai wujud konkret transformasi tersebut, Kementerian Transmigrasi telah meluncurkan program Transmigrasi Patriot. Program ini dirancang untuk menghadirkan SDM berkualitas ke kawasan transmigrasi, yang memiliki kompetensi, karakter kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta daya saing dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan baru di berbagai wilayah Indonesia.
“Inilah kesamaan visi. Inilah yang kami bertemu dan tadi kami juga diskusikan sebagaimana yang juga disampaikan oleh Pak Menko AHY tadi dalam sambutannya bahwa pembangunan infrastruktur itu sangat penting, tetapi harus diimbangi dengan pembangunan manusianya supaya menjadi pembangunan yang seutuhnya,” tutur Mentrans.
Ustadz Adi Hidayat berharap berbagai program yang dijalankan Pemerintah untuk kepentingan masyarakat tersebut dapat terlaksana senantiasa dalam keberkahan.
“Dan mudah-mudahan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, segala program yang telah dicanangkan beliau dalam bidang sektor infrastruktur, kewilayahan, juga transmigrasi, dan secara umum dalam konteks kebangsaan, dimudahkan oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa dan menjadikan kebaikan untuk kita semua,” kata Ustadz Adi Hidayat mengakhiri.








