Kejar Target 2026, Kementerian PU Genjot Pembangunan 4 Sabo Dam di Sungai Aek Tukka

Thursday, 26 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan empat sabo dam prioritas di Sungai Aek Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai langkah strategis pengendalian banjir dan material sedimen guna melindungi permukiman masyarakat dari risiko luapan material saat hujan deras.

Percepatan pekerjaan telah dimulai melalui penyelidikan tanah dan pengeboran (soil investigation) untuk memastikan desain konstruksi yang aman dan efektif sebagai dasar pelaksanaan pembangunan pada 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo bersama Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu meninjau langsung lokasi penanganan bencana banjir kawasan Aek Tukka dan Aek Gala-Gala di Tapanuli Tengah, Kamis (26/2/2026).

Saat ini penanganan Aek Tukka masih bersifat darurat melalui pembangunan tanggul sungai, baik dengan metode pancang (sheet pile) pada kawasan padat permukiman maupun tanggul tanah. Namun, Menteri Dody menekankan pentingnya percepatan pembangunan sabo dam sebagai solusi permanen.

“Khusus di sini (Aek Tukka) saya minta dipercepat pembangunan sabo dam-nya. Paling tidak tahun ini harus sudah ada yang selesai. Karena kalau terjadi hujan deras 4–5 jam, saya khawatir tanggul darurat ini tidak akan mampu menahan material dari hulu. Karena itu dam harus segera dibangun agar sedimen, pasir, kayu, dan batu bisa tertahan di atas, sementara air tetap mengalir,” kata Menteri Dody.

Sebagai tahap awal, pada 2026 akan dibangun empat sabo dam di DAS Aek Tukka, yakni Sabo Dam (TK-D.1) di Desa Bona Lumban, Sabo Dam (TK-D.2) di Desa Hutan Nabolon, Sabo Dam Oprit (TK-D.3) di Desa Sigala-gala, dan Sabo Dam (TK-D.4) di Desa Tukka.

Keempat sabo dam tersebut dirancang memiliki bentang antara 15–50 meter dengan tinggi 3–6 meter serta total kapasitas tampungan mencapai 205.000 m3 untuk menahan sedimen dan material lainnya dari hulu.

See also  Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandar Udara

“Kalau air saja tidak ada masalah. Yang menjadi persoalan adalah ketika air membawa batu, kayu, dan pasir dalam jumlah besar. Itu yang harus kita tahan di dam,” ujar Menteri Dody.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi menyampaikan bahwa pembangunan sabo dam ini merupakan bagian dari rencana pengendalian sungai secara menyeluruh di wilayah Tapanuli.

“Kami menyiapkan sabo plan untuk memperlambat arus air dan mengendalikan sedimen. Total kebutuhan untuk penanganan sungai-sungai di wilayah Tapanuli mencapai 30 sabo dam dan 6 sand pocket. Seluruh sungai kita sentuh. Atensi Bapak Menteri untuk Tukka, sesuai arahan, pada 2026 sudah ada yang selesai,” ujar Ferry.

Secara bertahap, penanganan sungai-sungai besar di Sumatera Utara dan provinsi lainnya dilakukan dalam kurun waktu hingga empat tahun. Namun khusus Sungai Aek Tukka, Ferry menyampaikan bahwa Menteri Dody meminta agar pekerjaan prioritas dapat diselesaikan pada 2026.

“Fokus utama kita di sini. Supaya masyarakat di kanan-kiri sungai tidak lagi terdampak banjir meski hujan deras turun. Itu tugas utama yang harus kita tuntaskan,” tutur Ferry.

Melalui percepatan pembangunan sabo dam permanen ini, Kementerian PU memastikan penanganan di Aek Tukka tidak hanya bersifat darurat, tetapi menjadi bagian dari sistem pengendalian sedimen dan mitigasi banjir yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan
Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT
Pasca Gempa NTT, Kementerian PU Percepat Pemulihan SPAM dan Jaringan Distribusi Air Terdampak
BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI
Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan
Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo
Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende
Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 22:12 WIB

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 August 2026 - 16:37 WIB

Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT

Wednesday, 19 August 2026 - 16:18 WIB

Pasca Gempa NTT, Kementerian PU Percepat Pemulihan SPAM dan Jaringan Distribusi Air Terdampak

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46 WIB

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 August 2026 - 13:34 WIB

Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan

Berita Terbaru

Hukum

KPK Tahan Eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv

Thursday, 20 Aug 2026 - 09:20 WIB

Olahraga

Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Enam Besar AVC Continental 2026

Thursday, 20 Aug 2026 - 09:11 WIB

News

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:12 WIB