Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo

Monday, 17 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo langsung bertolak ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau dan mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran Menteri Dody di Nagekeo merupakan bagian dari upaya Kementerian PU memastikan penanganan infrastruktur terdampak berjalan cepat dan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi. Setibanya di Nagekeo, Menteri Dody melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta melihat langsung kondisi dan kebutuhan penanganan di wilayah terdampak.

Menteri Dody menegaskan bahwa pemerintah pusat harus hadir secara cepat ketika terjadi bencana. Penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama terhadap infrastruktur yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan pelayanan dasar.

“Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan,” kata Menteri Dody dalam rakor di Nagekeo, Senin (17/8/2026).

Menteri Dody meminta pemerintah daerah segera menyampaikan data dan lokasi infrastruktur yang terdampak. Selanjutnya Kementerian PU akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap titik-titik terdampak berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody meminta penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama pada infrastruktur yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan pelayanan dasar. Pemerintah daerah dipersilakan menyampaikan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera agar dapat dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

See also  Kemendes Rapat Dengan Pimpinan DPR Untuk Menyelesaikan Desa di Kawasan Hutan

“Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah,” tutur Menteri Dody.

Saat ini penanganan darurat telah dilaksanakan Kementerian PU untuk mempercepat pemulihan pascagempa di NTT, salah satunya di Kabupaten Nagekeo. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, dukungan air bersih telah dimobilisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Sementara itu, untuk menjaga konektivitas wilayah, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sejumlah titik longsoran pada ruas jalan nasional yang terdampak gempa. Beberapa titik yang telah ditangani adalah pada ruas Wolowaru – Maumere, Malwatar – Batas Kota Ruteng dan Aegela – Batas Kota Ende.

Kementerian PU akan terus berkoodinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat dengan mengutamakan infrastruktur yang paling mendesak bagi masyarakat. Selain pemulihan konektivitas jalan, dukungan terhadap kebutuhan air bersih juga menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana, sembari menunggu hasil pendataan lebih lengkap terkait kondisi permukiman dan infrastruktur dasar lainnya.

Berita Terkait

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap
Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi
Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R, Dorong Kesejahteraan Warga.
Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Wednesday, 14 October 2026 - 10:34 WIB

Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur

Tuesday, 13 October 2026 - 07:06 WIB

Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Tuesday, 13 October 2026 - 07:00 WIB

Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB

Berita Utama

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:44 WIB