Kementerian PU Dukung Percepatan Penyediaan Hunian Sementara bagi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Tegal

Sunday, 1 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan dampak bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah melalui penyediaan hunian sementara (huntara) yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak.

Menteri Dody mengatakan, Kementerian PU berkomitmen mendukung upaya tersebut dengan target penyelesaian pembangunan huntara paling lambat H-5 Lebaran 2026, “sehingga warga dapat segera menempati hunian yang lebih aman sebelum masa mudik dan libur Idulfitri 2026,” kata Menteri Dody

Huntara yang disiapkan saat ini memiliki daya tampung sekitar 456 Kepala Keluarga, terdiri atas 38 blok dengan 12 unit per blok. Setiap unit dirancang memenuhi standar hunian layak, dilengkapi dengan akses utilitas dasar dan fasilitas penunjang kehidupan bermasyarakat.

Fasilitas yang disediakan meliputi, sambungan listrik dari PLN, penyediaan air bersih,
Masjid sebagai sarana ibadah dan kegiatan sosial, balai warga, pos kesehatan, hingga lapangan mini soccer sebagai ruang interaksi warga.

Kementerian PU juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan pembangunan huntara dilakukan di lokasi yang aman secara geologi.

Mengingat wilayah terdampak merupakan kawasan tanah bergerak, saat ini Pemda bersama instansi teknis masih melakukan pencarian lahan alternatif yang lebih stabil untuk pembangunan tambahan huntara maupun relokasi permanen ke depan.

Kementerian PU menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keselamatan jangka panjang masyarakat. Oleh karena itu, setiap lokasi hunian akan melalui kajian teknis kebencanaan guna meminimalkan risiko di masa mendatang.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi teknis, diharapkan penyediaan hunian sementara ini dapat menjadi solusi cepat sekaligus langkah awal menuju penataan kawasan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi warga terdampak (*)

See also  Dapat Dana Rp2,44 Triliun Waskita Resmi Lepas 55% Saham Jalan

Berita Terkait

HUT Ke-48, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Percepat Transformasi Menuju Infra as Culture
Mudik Aman, Kementerian PU Benahi Jalan Nasional dan Atasi Banjir di Jateng
Pekerjaan Preservasi Dipercepat, Ruas Pemalang–Pekalongan Ditargetkan Mantap Sebelum Lebaran
Menteri Dody Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026
Hutama Karya–Asosiasi Tol Tinjau Tol Fungsional Palembang–Betung
Inisiatif CSR PIEP Raih Pengakuan Global melalui Golden Peacock Global CSR Award 2025
Silaturahmi dan Sahur Bersama Masyarakat Tamiang, Menteri Dody Pastikan Percepatan Hunian dan Layanan Dasar
Tuntaskan Daerah Tertinggal, Mendes Yandri Tegaskan Perlu Kolaborasi

Berita Terkait

Sunday, 1 March 2026 - 20:05 WIB

HUT Ke-48, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Percepat Transformasi Menuju Infra as Culture

Sunday, 1 March 2026 - 20:00 WIB

Mudik Aman, Kementerian PU Benahi Jalan Nasional dan Atasi Banjir di Jateng

Sunday, 1 March 2026 - 19:56 WIB

Pekerjaan Preservasi Dipercepat, Ruas Pemalang–Pekalongan Ditargetkan Mantap Sebelum Lebaran

Saturday, 28 February 2026 - 18:01 WIB

Menteri Dody Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026

Saturday, 28 February 2026 - 12:44 WIB

Hutama Karya–Asosiasi Tol Tinjau Tol Fungsional Palembang–Betung

Berita Terbaru