Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan di Misi Perdamaian Lebanon

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang juga merupakan veteran pasukan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), menekankan pentingnya kepemimpinan yang tangguh serta kewaspadaan tinggi dalam menjalankan misi perdamaian dunia. Dalam perspektif kepemimpinan, tantangan utama di lapangan adalah ketidakpastian yang tinggi.

“Izinkan saya untuk menyampaikan duka cita yang mendalam serta bela sungkawa kepada tiga prajurit TNI yang gugur. Kalau saya sampaikan tadi ancamannya adalah ketidakpastian, maka tantangannya adalah bagaimana kita selalu waspada karena eskalasi konflik dapat meningkat sewaktu waktu, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan dan kemampuan pengambilan keputusan yang tepat oleh setiap prajurit di lapangan,” kata Menteri Iftitah dalam wawancaranya terkait dinamika konflik di Lebanon, termasuk gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian, Minggu (5/4).

Mentrans juga berbagi pengalaman saat beliau bertugas pada 2006 hingga 2007 silam, ketika situasi keamanan di Lebanon sangat dinamis pascaperang 34 hari. Ia menegaskan bahwa tugas pasukan perdamaian tidak sesederhana yang terlihat.

“Tugas dari pasukan perdamaian sebetulnya adalah menjaga perdamaian itu sendiri. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, pelaksanaannya di lapangan tidak semudah itu,” jelasnya.

Menteri Iftitah juga menjelaskan bahwa mandat pasukan perdamaian mengacu pada Piagam PBB, khususnya Chapter VI dan Chapter VII. Dalam konteks UNIFIL, terdapat kompleksitas mandat yang lebih luas. Ia juga menyoroti berbagai ancaman nyata yang dihadapi pasukan perdamaian, mulai dari ranjau hingga tekanan psikologis.

“Kita sebagai veteran perdamaian sering mengutip Resolusi 1701 sebagai Chapter 6,5. Hal ini memberikan sinyal bahwa situasi UNIFIL sangat rentan dan laten terhadap potensi konflik besar. Situasinya sangat fluktuatif. Di permukaan tampak biasa saja, tetapi setiap saat eskalasi dapat meningkat,” ujarnya.

See also  Dividen Melesat Hingga 150% Lampaui Target, Erick Thohir: BUMN Harus Jadi Benteng Ekonomi Indonesia

Selain itu, Mentrans menekankan bahwa dalam operasi perdamaian, pendekatan yang digunakan berbeda dengan operasi tempur. Sebagai penutup, Menteri Iftitah berpesan agar seluruh prajurit TNI yang bertugas di Lebanon terus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin terhadap prosedur.

“Di sana kita pergi bukan untuk berperang, tetapi untuk menjaga perdamaian. Senjata yang kita miliki bukan untuk menembak musuh, melainkan untuk membela diri. Kami berpesan agar betul betul menjaga kewaspadaan, jangan sampai lengah, dan ikuti aturan protokol yang telah ditetapkan oleh PBB,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan pentingnya pemahaman terhadap aturan pelibatan atau rule of engagement yang terus berkembang di lapangan.

Kementerian Transmigrasi menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh prajurit perdamaian Indonesia yang terus mengemban amanat konstitusi dalam menjaga ketertiban dunia, serta mendoakan keselamatan mereka dalam menjalankan tugas.

Berita Terkait

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan
Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:20 WIB

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan

Thursday, 5 November 2026 - 18:47 WIB

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Thursday, 5 November 2026 - 18:17 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games

Thursday, 5 November 2026 - 16:30 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik

Wednesday, 4 November 2026 - 13:21 WIB

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB