Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026

Sunday, 3 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan nasional melalui Proyek Sekolah Rakyat DKI Jakarta. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direksi Hutama Karya ke lokasi proyek pada Minggu (3/5), yang dilakukan oleh Direktur Operasi II Mardiansyah dan Direktur Manajemen Risiko Fatma Dewi Setyowati.

Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawalan manajemen terhadap pelaksanaan proyek, sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan berlangsung dengan mengedepankan mutu, ketepatan waktu, serta standar keselamatan dan kesehatan kerja. Kehadiran Direksi di lapangan juga menjadi bentuk keseriusan perusahaan dalam mendorong penyelesaian proyek strategis sektor pendidikan tersebut.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam menghadirkan sarana pendidikan yang layak, berkualitas, dan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat pemerataan layanan pendidikan yang inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan singkat mengenai perkembangan pekerjaan dan sejumlah perhatian utama di lapangan. Setelah itu, Direksi meninjau langsung beberapa area konstruksi untuk melihat progres fisik, mencermati pekerjaan yang sedang berlangsung, serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam percepatan penyelesaian proyek.

Secara umum, progres pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta saat ini telah mencapai lebih dari 40% dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026. Lingkup pekerjaan pada proyek ini mencakup 8 bangunan utama, yaitu Rusun Guru, bangunan sekolah, Asrama SD dan KantinSerbaguna, Asrama SMP/SMA Putri, bangunan utilitas (MEEP), Asrama SMP/SMA Putra, masjid, serta pekerjaan landscape dan kawasan. Adapun pekerjaan yang sedang dilaksanakan antara lain pekerjaan struktur dan arsitektur bangunan utama, pekerjaan dinding dan finishing awal, instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing, pekerjaan utilitas kawasan, serta penataan area luar dan akses pendukung proyek.

See also  BKSAP DPR RI Undang Amnesty Internasional Bahas Pengungsi ROHINGYA

Pekerjaan konstruksi terus dilaksanakan secara bertahap dengan fokus pada kualitas bangunan dan ketepatan pelaksanaan. Untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek, pekerjaan di lapangan dilakukan dengan skema tiga shift secara berkesinambungan dari pagi hingga pagi. Sejalan dengan itu, Hutama Karya juga memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar percepatan yang dilakukan tetap selaras dengan standar mutu, keselamatan, dan kesehatan kerja.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa kunjungan Direksi ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam

“Melalui kunjungan ini, Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta. Kami optimistis proyek ini dapat memberikan manfaat nyata sebagai sarana pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap agenda pembangunan nasional di sektor pendidikan,” tutup Hamdani.

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB