Bangun Negeri dari Kawasan Transmigrasi, Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot Resmi Dibuka

Monday, 4 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dibuka hari ini tanggal 1 Mei 2026. Salah satu program unggulan Kementerian Transmigrasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong transformasi transmigrasi melalui aksi langsung di lapangan demi menciptakan SDM Unggul sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tim Ekspedisi Patriot akan diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia untuk melakukan penelitian, pendampingan, serta pembinaan masyarakat transmigran. Kehadirannya dinilai mampu memperkuat peran negara sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan karena manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya banyak mendapatkan laporan juga bahwa kita bersyukur kehadiran Tim Ekspedisi Patriot di kawasan-kawasan transmigrasi sendiri mengobati kerinduan masyarakat lokal akan hadirnya negara dan pemerintah,” kata Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Jumat (1/5).

Menteri Transmigrasi juga menegaskan bahwa fokus program saat ini bukan lagi sebatas pemetaan, melainkan aksi nyata yang berdampak langsung.

“Kalau kemarin 154 adalah riset dan pemetaan potensi ekonomi, kalau sekarang adalah pemberdayaan dan pendampingan masyarakatnya. Jadi lebih kepada aksi nyatanya di lapangan. Kalau tadi infrastruktur misalkan contohnya apa yang kurang? Jalan, nanti kita akan bangun jalan. Terus kemudian air, kita akan hadirkan air bersih di lokasi-lokasi kawasan transmigrasi,” ujar Menteri Iftitah

Bagi Anda yang punya semangat berkontribusi, dan ingin terjun langsung menjadi bagian dari perubahan serta pengembangan kawasan transmigrasi di Indonesia.

Segera daftarkan diri melalui link berikut :
https://tep.transmigrasi.go.id/

Dalam pelaksanaannya, Tim Ekspedisi Patriot akan ditempatkan di berbagai kawasan strategis, antara lain:

Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional :
Selaut (Aceh), Lunang Silaut dan Muara Takung–Kamang Baru (Sumatera Barat), Telang, Kikim, Parit Rambutan (Sumatera Selatan), Lagita (Bengkulu), Rasau Jaya dan Sekayam–Entikong (Kalimantan Barat), Lamunti Dadahup (Kalimantan Tengah), Selaparang (NTB), Tasifeto–Mandeu (NTT), Tobadak (Sulawesi Barat), Bungku (Sulawesi Tenggara), Mahalona (Sulawesi Selatan), hingga Pulau Bacan (Maluku Utara).

See also  Jangan Ada Pergeseran Paradigma dalam Membina Ormas

Kawasan Transmigrasi di Papua:
Bomberay–Tomage, Prafi, Weri–Saharey, Momiwaren, Werianggi–Werabur, dan Lereh.

Kawasan Prioritas Nasional di Papua:
Klamono–Segun, Senggi, Muting, dan Salor.

Kawasan Prioritas Kementerian:
Barelang (Kepulauan Riau) dan Bahari Tomini Raya (Sulawesi Tengah).

Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan lulusan 10 perguruan tinggi yang telah kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi. Proses seleksi dilakukan secara kolaboratif untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat yang ingin berkontribusi membangun kawasan transmigrasi.

Program ini juga mendapat respons positif dari berbagai pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran Tim Ekspedisi Patriot dinilai menjadi harapan baru dalam mempercepat pembangunan di kawasan transmigrasi.

“Banyak juga respons yang sangat positif dari kepala-kepala daerah terkait dengan kehadiran Tim Ekspedisi Patriot ini. Kehadiran mereka betul-betul dinantikan, kami juga mendapat surat serupa, ada puluhan juga, ini dari orang tua yang ingin bergabung dengan Tim Ekspedisi Patriot,” pungkas Menteri Iftitah.

Dengan dibukanya pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot, Kementerian Transmigrasi mengajak generasi muda Indonesia untuk turut ambil bagian dalam membangun negeri dari kawasan transmigrasi, menghadirkan kesejahteraan, dan memastikan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap
TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga
34.323 Desa Masuk Kawasan Hutan, Mendes Yandri Beri Rekomendasi dalam RUU Reforma Agraria ke Baleg DPR RI
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Ringan, Status Masih Siaga
Kementerian PU Perkuat Program Pengendalian Sampah, Anggaran TPS3R Naik 138 Persen Tahun 2027
Jaga Akses Tunggal ke Pelabuhan Maloy, Kementerian PU Siapkan Penanganan Jembatan Muara Lembak
Prabowo Tegaskan Arah Investasi: Hilirisasi Untuk Kesejahteraan
Mendes Yandri Dorong Bantuan ke Desa Berorientasi Pemberdayaan Ekonomi

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 19:02 WIB

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 September 2026 - 18:58 WIB

TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga

Monday, 7 September 2026 - 16:36 WIB

34.323 Desa Masuk Kawasan Hutan, Mendes Yandri Beri Rekomendasi dalam RUU Reforma Agraria ke Baleg DPR RI

Monday, 7 September 2026 - 13:54 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Ringan, Status Masih Siaga

Saturday, 5 September 2026 - 22:56 WIB

Kementerian PU Perkuat Program Pengendalian Sampah, Anggaran TPS3R Naik 138 Persen Tahun 2027

Berita Terbaru

Berita Utama

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 Sep 2026 - 19:02 WIB