Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Tanah Datar

Friday, 22 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (12/5/2026). Penanganan berfokus pada pemulihan akses, normalisasi sungai, serta penanganan darurat di sejumlah titik terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan demi memastikan konektivitas serta aliran irigasi segera pulih.

“Irigasi dan jalan yang rusak akibat bencana kemarin penanganannya kini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat, sesuai Instruksi Presiden. Terutama karena saat ini sudah memasuki musim tanam, perbaikan irigasi harus diprioritaskan,” kata Menteri Dody saat meninjau penanganan di Sungai Batang Tampo, Tanah Datar, Kamis (21/5/2026).

Banjir terjadi akibat curah hujan ekstrem yang mencapai 215 mm/hari di wilayah Lintau Buo. Tingginya debit air menyebabkan sejumlah sungai di DAS Indragiri meluap di antaranya Batang Tampo, Batang Piubuh, Batang Kawai, Batang Buo, Batang Selo, Batang Atar, hingga Batang Baburai. Kondisi tersebut diperparah oleh sedimentasi dan penyempitan alur sungai.

Bencana ini berdampak pada tujuh kecamatan, yakni Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Emas, Padang Ganting, Salimpaung, Sungai Tarab, dan Tanjung Baru. Sebanyak 16 nagari/desa terdampak dengan kerusakan pada berbagai infrastruktur, di antaranya 12 ruas jalan rusak berat, 13 ruas jalan rusak ringan, enam jembatan putus, serta kerusakan pada jaringan irigasi, dam parit, pompa air, rumah ibadah, dan permukiman warga.

Untuk mendukung penanganan darurat, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang telah mengerahkan tiga unit alat berat excavator, material bronjong, serta melakukan mobilisasi pipa HDPE. Penanganan difokuskan pada normalisasi alur sungai, penguatan tebing yang tergerus, dan pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan.

See also  Kementerian PANRB, LAN, dan Pemprov Jabar Sepakat Bentuk Corporate University

Kementerian PU juga terus melakukan inventarisasi kerusakan dan menyiapkan langkah rehabilitasi pascabencana bersama pemerintah daerah. Penanganan jangka menengah dan panjang akan diarahkan pada pengendalian sedimentasi sungai, peningkatan kapasitas alur sungai, serta penguatan infrastruktur pengendali banjir untuk meningkatkan ketahanan kawasan terhadap bencana hidrometeorologi. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Excavator Tangani Banjir Kota Padang
Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar
Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo
RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah
Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 18:13 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Excavator Tangani Banjir Kota Padang

Sunday, 11 October 2026 - 06:37 WIB

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa

Sunday, 11 October 2026 - 06:12 WIB

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar

Saturday, 10 October 2026 - 14:07 WIB

Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok

Saturday, 10 October 2026 - 06:32 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. / foto ist

Megapolitan

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Sunday, 11 Oct 2026 - 18:26 WIB

 Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan / foto ist

Berita Terbaru

Syahganda: Prabowo Dorong Ekonomi Inklusif untuk Rakyat

Sunday, 11 Oct 2026 - 18:18 WIB