Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 59 Persen, Menteri PU Pastikan Tetap Berkualitas

Saturday, 23 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai daerah di Indonesia dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Tercatat hingga 20 Mei 2026, progres fisik pembangunan secara rata-rata telah mencapai 58% sebagai bagian dari upaya mendukung dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh mengorbankan kualitas bangunan. Menurut Menteri Dody, Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

“Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata Menteri Dody saat acara Media Briefing di Pendopo Kementerian PU, Jumat (22/5/2026).

Kementerian PU memastikan seluruh proses pembangunan tetap mengedepankan standar mutu konstruksi meskipun waktu pelaksanaan relatif singkat. Pengawasan kualitas dilakukan secara ketat mulai dari pemilihan material, metode konstruksi, hingga pelaksanaan di lapangan agar bangunan aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk jangka panjang. “Kalau melihat progres strategis saat ini rata-rata 59 persen dari 93 Sekolah Rakyat bisa selesai,” tutur Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, beberapa lokasi dengan progres fisik tertinggi antara lain Sekolah Rakyat di Kabupaten Sragen, Semarang, Bengkulu, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Medan. Sementara beberapa lokasi yang progresnya masih perlu dipercepat di antaranya Singkawang, Cilacap, Maluku Utara, Brebes, dan Dharmasraya.

Sebagai bagian dari upaya percepatan, Kementerian PU membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan yang melibatkan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, serta seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan pembangunan. Kementerian PU juga meminta seluruh penyedia jasa konstruksi dan BUMN pelaksana memastikan langkah percepatan berjalan optimal di setiap lokasi pembangunan.

See also  Hari Kedua di Sulsel, Jokowi akan Tinjau Panen Padi hingga Smelter

Berbagai strategi percepatan diterapkan di lapangan antara lain pengerjaan seluruh bangunan secara paralel, penambahan jumlah tenaga kerja sesuai kebutuhan, kerja lembur, percepatan mobilisasi material, serta penambahan alat konstruksi seperti crane, alat pancang, excavator, dan mobile batching plant.

Selain itu, diterapkan penyesuaian metode konstruksi guna mempercepat proses pembangunan, di antaranya penggunaan struktur baja pada beberapa bagian bangunan, penggunaan metal deck dan wire mesh, serta penerapan teknologi hollow core slab pada plat lantai.

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu jenjang SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta berbagai fasilitas penunjang seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.

Menteri Dody juga mendorong penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan mulai dari akses konstruksi, mobilisasi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan tenaga kerja dan rantai pasok material konstruksi di berbagai daerah. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan
Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:20 WIB

Kementerian PU Bergerak PulihkanTanah Longsor pada Akses Jalan Kelok 9 dan Solok Selatan

Thursday, 5 November 2026 - 18:47 WIB

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Thursday, 5 November 2026 - 18:17 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games

Thursday, 5 November 2026 - 16:30 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik

Wednesday, 4 November 2026 - 13:21 WIB

Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB