Hutama Karya dan Unand Resmikan Pustroib, Perkuat Infrastruktur Bawah Tanah Indonesia

Tuesday, 9 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Universitas Andalas (Unand), Alumni Teknik Sipil ITB, Keluarga Alumni Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM), Ikatan Alumni Teknik Sipil Universitas Diponegoro (Undip), Alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia (MTKBTI) secara resmi mendirikan Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah (PUSTROIB). Pendirian PUSTROIB ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Convention Hall Unand, Padang, pada Jum’at (5/6), sebagai langkah bersama dalam memperkuat ekosistem keilmuan dan teknologi terowongan di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unand Efa Yonnedi, Komisaris Utama Hutama Karya sekaligus Ketua Ikatan Alumni Unand Denny Abdi beserta jajaran Dewan Komisaris Hutama Karya, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya Muhammad Fauzan, Ketua MTKBTI Weni Maulina. Selain itu, turut hadir pula Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Sipil ITB Abdul Malik Sadat Idris beserta jajaran Ketua dan perwakilan Ikatan Alumni lainnya, Kasubdit Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum Fahmi Aldiamar beserta jajaran.

PUSTROIB dibentuk sebagai pusat riset, inovasi, pengembangan kapasitas, konsultansi, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan di bidang terowongan. Kehadiran pusat studi ini diharapkan dapat memperkuat praktik rekayasa, kompetensi sumber daya manusia, serta pengambilan keputusan berbasis data, khususnya pada proyek-proyek dengan tantangan geologi, geoteknik, hidrologi, dan keselamatan operasional.

Rektor Unand Efa Yonnedi menyampaikan bahwa kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, industri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Ia menilai pendirian PUSTROIB merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi tersebut, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang jalan, jembatan, atau terowongan, tetapi juga fondasi kemajuan bangsa yang menghubungkan wilayah, memperkuat perekonomian, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

See also  Optimis Dengan Paradigma Baru Transmigrasi, Raffi Ahmad Ajak Gen Z Ikut Berpartisipasi

“Kehadiran pusat studi ini diharapkan menjadi wadah pengembangan riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang terowongan dan infrastruktur bawah tanah. Sebagai perguruan tinggi yang memiliki kekuatan akademik dan riset, Unand siap berkontribusi melalui kajian ilmiah, teknologi, dan solusi inovatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Kami berharap PUSTROIB dapat berkembang menjadi pusat unggulan yang tidak hanya berkontribusi bagi Sumatra Barat, tetapi juga menjadi rujukan nasional,” ujar Efa.

Komisaris Utama Hutama Karya sekaligus Ketua Ikatan Alumni Unand Denny Abdi menyampaikan bahwa PUSTROIB diharapkan dapat mendorong penguasaan teknologi serta peningkatan kualitas pembangunan terowongan yang akan menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera. Menurutnya, penguatan kompetensi tersebut pada akhirnya dapat mendukung pemerataan pembangunan antara Sumatra dan Jawa, termasuk melalui pengembangan Seksi Bukittinggi–Sicincin yang direncanakan memiliki terowongan Bukittinggi-Sicincin sepanjang 5,8 Km yang memperkuat konektivitas, sekaligus berpotensi menjadi daya tarik wisata baru dan penggerak ekonomi Sumatra Barat.

“Kita bisa melihat Indonesia tumbuh secara lebih seimbang. Sumatra dan Jawa dapat menjadi seperti twin engine sebuah pesawat terbang, yang bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat dan merata. PUSTROIB diharapkan menjadi platform pengetahuan dan kajian, sehingga pengalaman dari pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dapat menjadi pembelajaran penting bagi pengembangan infrastruktur nasional ke depan,” ujar Denny.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan bahwa pendirian PUSTROIB menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks. Menurutnya dengan karakteristik medan dan geologi menantang membutuhkan kajian teknis yang kuat serta sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan praktisi profesional.

“Rencana terowongan pada Seksi Bukittinggi–Sicincin merupakan tantangan nasional yang tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga lingkungan dan kekayaan sumber daya alam Sumatra Barat yang harus dijaga, sehingga dengan adanya kajian melalui PUSTROIB ini dapat memitigasi resiko konstruksi, meningkatkan aspek keselamatan, dan menjaga keberlanjutan,” ujar Iwan.

See also  Prabowo Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat dan Cerdas

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa PUSTROIB menjadi langkah positif untuk mendukung pembangunan yang adaptif terhadap kondisi wilayah Sumatra Barat. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan komunitas profesional penting agar konektivitas dapat dibangun selaras dengan karakter daerah.

“Kami menyambut baik pendirian PUSTROIB di Unand. Sumatra Barat memiliki potensi besar sekaligus tantangan geografis yang perlu dijawab dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kerja bersama. Kehadiran pusat studi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas sekaligus Ketua Umum Ikatan Alumni Teknik Sipil ITB Abdul Malik Sadat Idris menilai PUSTROIB dapat memperkuat ekosistem pengetahuan dan teknologi di bidang terowongan.

Menurutnya, kebutuhan terhadap infrastruktur bawah tanah akan terus meningkat, baik untuk konektivitas transportasi, perkeretaapian, utilitas perkotaan, pengendalian banjir, maupun pengembangan kawasan strategis, sehingga perlu didukung oleh data, standar, teknologi, dan sumber daya manusia yang kuat.

Pendirian PUSTROIB merupakan komitmen bersama untuk mendukung pengembangan terowongan yang aman, andal, berkelanjutan, inovatif, serta adaptif terhadap risiko geologi dan geoteknik. Melalui pusat studi ini, para pihak berupaya memperkuat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat berkontribusi bagi pembangunan infrastruktur nasional yang tangguh dan berdaya saing.

Ke depan, tata kelola, program kerja, riset, pelatihan, konsultansi, kerja sama, dan pengembangan kelembagaan PUSTROIB akan dilaksanakan secara bertahap sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Melalui pendirian ini, Hutama Karya bersama Unand dan para pemangku kepentingan menegaskan tekad bersama untuk memajukan keselamatan, keberlanjutan, serta kapasitas nasional di bidang terowongan dan konstruksi bawah tanah di Indonesia.

Berita Terkait

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir
Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi
Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards
Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui
Tag :

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Monday, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Sunday, 1 November 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Saturday, 31 October 2026 - 18:17 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Friday, 30 October 2026 - 22:16 WIB

Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Berita Terbaru

Megapolitan

UPT PPPA DKI Perkuat Perlindungan dan Pengasuhan Anak

Tuesday, 3 Nov 2026 - 17:22 WIB