Yulian Gunhar: Menghormati Perbedaan adalah Wujud Pengamalan Nilai Kemanusiaan dalam Pancasila

Friday, 26 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I, Yulian Gunhar, mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dengan menghormati perbedaan sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Pesan tersebut disampaikan Yulian Gunhar saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Optimalisasi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap V yang digelar pada Jumat (26/6) di Lapangan Jl. Taman Murni, Lorong H. Abdullah, RT 14/RW 03, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat di Kecamatan Alang-Alang Lebar.

Mengusung tema “Menghormati Perbedaan Merupakan Wujud Pelaksanaan Butir Pancasila Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, Yulian Gunhar menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama.

“Indonesia dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan. Karena itu, menghormati perbedaan bukan hanya sikap moral, tetapi juga amanat Pancasila yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gunhar.

Menurutnya, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengajarkan setiap warga negara untuk saling menghargai, menjunjung tinggi martabat sesama, serta menghindari segala bentuk diskriminasi dan intoleransi. Dengan semangat tersebut, masyarakat diharapkan mampu menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial.

Gunhar juga menekankan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan bagian penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang dialog yang produktif antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

See also  Buka Seminar KDKMP Lampung, Mendes: Ruang Publik untuk Beri Saran

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawat persatuan. Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah, tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju, damai, dan berkeadilan,” tutupnya.

Berita Terkait

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun
Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan
HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS
Kementerian PU Bangun 10 Sumur Bor Sebagai Sumber Air Bagi 150 Hektare Lahan Pertanian di Lampung
Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 18:33 WIB

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 October 2026 - 10:48 WIB

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026

Saturday, 24 October 2026 - 07:40 WIB

Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya

Saturday, 24 October 2026 - 07:36 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Friday, 23 October 2026 - 08:45 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Berita Terbaru