Buka Seminar KDKMP Lampung, Mendes: Ruang Publik untuk Beri Saran

Saturday, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi, Jumat (4/9/2026) petang.

Seminar ini merupakan kolaborasi Kemenko Bidang Pangan, Kemendes PDT dan 10 Asosiasi Desa.

Mendes Yandri menjelaskan, Seminar KDKMP ini menjadi cara untuk memberikan ruang kepada publik untuk mengetahui lebih jauh soal KDKMP yang hadirkan narasumber utama dari Kementerian Koperasi, Kementerian Dalam Negeri, Kemenko Bidang Pangan, PT Agrinas Pangan Nusantara dan Perguruan Tinggi.

Forum ini digunakan oleh pemerintah atau pengambil kebijakan untuk memaparkan dan memberikan penjelasan soal program KDMP agar tidak menimbulkan persepsi yang salah.

“Kami memberikan ruang kepada publik untuk memberikan saran dan pendapat karena kami menyakini jika KDKMP di setiap daerah miliki tantangan masing-masing,” kata Mendes Yandri.

Mendes yandri berharap agar forum ini dimanfaatkan semaksimal mungkin agar miliki pemahaman yang benar soal KDKMP.

Dipaparkan Mendes Yandri, saat ini KDKMP sedang dalam tahap finalisasi Gudang dan Gerai yang jumlahnya lebih dari 35.000. Olehnya, masyarakat diminta bersabar dan mengawal bersama prosesnya agar segera tuntas.

Mendes Yandri mengajak untuk mengawal program KDKMP untuk menyukseskan Asta Cita ke-6 yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan

“KDKMP menjadi alat yang terukur untuk memastikan semua program Pemerintah bisa kita kawal hingga level desa,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri mengajak untuk berkolaborasi dengan program Kemendes seperti Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (Sehati). Program kolaborasi dengan Bank Dunia ini bakal berikan bantuan hingga Rp2,5 Miliar per desa.

Ada juga program Festival Duta Desa Gen Z yang diluncurkan di Kabupaten Serang, Banten di akhir Agustus kemarin. Tagline utama program ini adalah Tajir Melintir dari Desa.

See also  HUT RI 80, Prabowo Ajak Rakyat Wujudkan Kemakmuran Bangsa

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara resmi menutup Seminar Nasional KDKMP tersebut.

Turut hadir Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry J Juliantono, Wakil Mendagri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Pimpinan 10 Asosiasi Desa.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani dan Staf Khusus M Khoirul Huda.

Berita Terkait

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Keracunan MBG Terulang, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Minta Penjelasan BGN
Kementerian PU Salurkan 226 Ribu Liter Air Bersih, Respons Kekeringan dan Karhutla di Kalbar
Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Ekonomi Salor Lewat Abon dan Pakan Mandiri
Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur
DPD RI Pastikan RUU Daerah Kepulauan Percepat Pembangunan Tanpa Korbankan Lingkungan
Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun di Kuartal II 2026, Naik 17,5%
Jalan dan Jembatan Pascagempa NTT Pulih, 651 Prasarana Masih Dalam Penanganan

Berita Terkait

Sunday, 6 September 2026 - 09:57 WIB

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Saturday, 5 September 2026 - 11:33 WIB

Kementerian PU Salurkan 226 Ribu Liter Air Bersih, Respons Kekeringan dan Karhutla di Kalbar

Saturday, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Buka Seminar KDKMP Lampung, Mendes: Ruang Publik untuk Beri Saran

Friday, 4 September 2026 - 18:13 WIB

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Ekonomi Salor Lewat Abon dan Pakan Mandiri

Friday, 4 September 2026 - 09:42 WIB

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

Berita Terbaru

Nasional

Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang

Saturday, 5 Sep 2026 - 20:59 WIB