Kementerian PU Tuntaskan Pengerukan Muara Batang Kuranji, Perkuat Pengendalian Banjir di Kota Padang

Friday, 3 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan pengerukan Muara Batang Kuranji di Kota Padang, Sumatra Barat, sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir dan pemulihan fungsi sungai pascabencana. Pengerukan sepanjang kurang lebih 550 meter tersebut kini telah rampung 100 persen.

Pekerjaan yang dilaksanakan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang ini bertujuan untuk memperlancar aliran air sungai menuju laut serta mengurangi risiko luapan saat debit air meningkat akibat hujan deras. Selain itu juga untuk menjaga pintu air agar irigasi masyarakat tetap berfungsi, serta mencegah waterback atau aliran balik air saat pasang laut.

Menteri PU, Dody Hanggodo menekankan agar penanganan sungai pascabencana dimulai dari bagian muara guna memastikan aliran air berjalan lancar dari hulu menuju hilir serta meminimalkan risiko genangan.

“Perbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan. Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut sehingga kapasitas aliran tetap terjaga,” kata Menteri Dody.

Kegiatan pengerukan ini digarap secara swakelola dengan menggunakan dana operasi dan pemeliharaan tahun 2026 sebesar Rp2,7 miliar. Hingga Juni 2026, tercatat dari 38 muara yang terdampak pascabencana Sumatra, sebanyak 7 muara telah selesai dikerjakan dan 4 muara masih ditangani dengan target penyelesaian pada Oktober 2027.

Pemerintah juga telah merumuskan strategi percepatan penanganan muara terdampak tersebut, salah satunya dengan Satuan Tugas (Satgas Kuala) untuk mempercepat pemulihan dan penanggulangan pascabencana di wilayah terdampak, khususnya Sumatra.

Melalui pengerukan muara, kapasitas aliran sungai kini meningkat sehingga air dapat mengalir lebih lancar menuju laut. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam memperkuat pengendalian banjir, menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dari ancaman banjir, khususnya di Kota Padang.(#PU608)

See also  KKP dan World Bank Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Laut Berkelanjutan dan Peningkatan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB