Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino, kehadiran Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menjadi andalan dalam menjaga ketersediaan air. Bendungan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/7/2026) lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali air, tetapi juga dapat menopang ketahanan pangan hingga energi.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bendungan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Menurut Menteri Dody, keberhasilan pembangunan bendungan baru benar-benar dirasakan ketika air mengalir hingga ke lahan pertanian dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air memerlukan tata kelola air yang tertib, berkelanjutan, dan benar-benar sampai kepada rakyat. Bendungan adalah hulu dari pelayanan itu,” kata Menteri Dody.

Dengan kapasitas tampung mencapai 11,82 juta m3 dan luas genangan 54,77 hektare, bendungan ini dapat mereduksi banjir di area persawahan seluas 87 hektare serta mendukung ketahanan pangan melalui layanan jaringan irigasi seluas 1.494 hektare.

Melalui jaringan irigasi tersebut, bendungan ini mampu menjaga pasokan air ke sawah-sawah warga. Sebanyak 806 hektare di antaranya melalui jaringan yang tersebar di 15 Daerah Irigasi (DI). Dampaknya, indeks pertanaman meningkat signifikan dari 172 persen menjadi 272 persen, memungkinkan petani menanam lebih sering dalam setahun.

Selain itu, masih terdapat potensi pengembangan irigasi seluas 688 hektare yang tersebar di 20 Daerah Irigasi (DI), dengan indeks pertanaman yang sama. Bendungan ini sekaligus dapat mendukung program cetak sawah yang berada di saluran induk Jlantah dengan potensi luasan mencapai 229,90 hektar.

Tak hanya itu, Bendungan Jlantah juga menyediakan air baku sebesar 150 liter per detik yang dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan air minum di tiga kecamatan. Cakupan layanan yang sebelumnya hanya 20 persen kini meningkat menjadi 100 persen.

See also  Overkapasitas hingga Dugaan Pungutan di Lapas Disorot, DPD RI Perkuat Fungsi Pengawasan

Bahkan, bendungan ini turut mendukung pemenuhan kebutuhan air domestik di tiga kecamatan dengan proyeksi swasembada air mencapai 71,41 persen pada tahun 2040.

Kontribusi Bendungan Jlantah ini juga memiliki manfaat terhadap pemenuhan energi listrik untuk mendukung swasembada energi sebesar 10,625 MW, yang terdiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,625 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 10 MW.

Pembangunan bendungan yang terletak di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar ini dilaksanakan melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sejak tahun 2019 hingga 2024, dengan total biaya mencapai Rp1,02 triliun.

Kehadiran bendungan tersebut diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus sebagai solusi jangka panjang menghadapi krisis air, terutama saat musim kemarau El Nino.(#PU608)

 

Berita Terkait

Banjir Aceh Tenggara, Menteri PU Siapkan Solusi Flyover di Jembatan Kuning
Kemendes Gandeng Pemerintah Malaysia untuk Genjot Pembangunan Desa
Fokus Peningkatan Kualitas Konsultan, IATPI dan INKINDO DKI Jakarta Sepakati MOU Strategis
Gagas PLTS Tanpa Modal Besar, Mahasiswa Kembar Ini Sabet Penghargaan
BULD DPD RI Dorong Revisi UU Kebencanaan melalui Evaluasi Perda
Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina
Tiga Jembatan Permanen Aceh Pulih, Perkuat Konektivitas di Lintas Timur
HKI Raih Predikat “Good”, Bukti Komitmen Perkuat Tata Kelola

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 08:11 WIB

Banjir Aceh Tenggara, Menteri PU Siapkan Solusi Flyover di Jembatan Kuning

Friday, 18 September 2026 - 06:47 WIB

Kemendes Gandeng Pemerintah Malaysia untuk Genjot Pembangunan Desa

Friday, 18 September 2026 - 06:40 WIB

Fokus Peningkatan Kualitas Konsultan, IATPI dan INKINDO DKI Jakarta Sepakati MOU Strategis

Thursday, 17 September 2026 - 17:10 WIB

Gagas PLTS Tanpa Modal Besar, Mahasiswa Kembar Ini Sabet Penghargaan

Thursday, 17 September 2026 - 14:29 WIB

BULD DPD RI Dorong Revisi UU Kebencanaan melalui Evaluasi Perda

Berita Terbaru