HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Tuesday, 4 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) periode 1–31 Agustus 2026 sebesar USD 996,52 per metrik ton (MT). Nilai tersebut turun USD 4,38 atau 0,44 persen dibandingkan periode Juli 2026 yang mencapai USD 1.000,90/MT.

Seiring turunnya HR CPO, pemerintah juga menetapkan Bea Keluar (BK) CPO sebesar USD 148/MT. Sementara tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BLU BPDP) atau Pungutan Ekspor (PE) ditetapkan 12,5 persen dari HR CPO, setara USD 124,56/MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana mengatakan, penyesuaian tersebut mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“HR CPO pada Agustus 2026 turun dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sesuai ketentuan yang berlaku, penurunan tersebut diikuti dengan penetapan BK sebesar USD 148/MT dan PE sebesar 12,5 persen dari HR CPO, atau setara USD 124,56/MT,” ujar Tommy.

Menurutnya, penurunan harga referensi dipengaruhi melemahnya permintaan global, terutama dari India sebagai salah satu importir utama CPO dunia. Selain itu, harga minyak mentah dunia yang turut terkoreksi ikut menekan harga sawit di pasar internasional.

HR CPO Agustus 2026 dihitung berdasarkan rata-rata harga selama periode 20 Juni hingga 19 Juli 2026. Harga di Bursa CPO Indonesia tercatat USD 892,96/MT, Bursa CPO Malaysia USD 1.100,08/MT, dan Harga Port CPO Rotterdam USD 1.509,09/MT.

Karena selisih harga dari ketiga sumber melebihi USD 40, perhitungan HR mengacu pada ketentuan PMK Nomor 35 Tahun 2025, yakni menggunakan dua sumber harga yang menjadi median dan paling mendekati median. Dengan metode tersebut, HR CPO ditetapkan sebesar USD 996,52/MT.

Selain CPO, pemerintah menetapkan BK refined, bleached, and deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat maksimal 25 kilogram sebesar USD 33/MT. Ketentuan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1668 Tahun 2026.

See also  Kunjungi Wison Offshore & Marine di Shanghai, PLN Studi Pengembangan Midstream Gas

Sementara itu, komoditas kakao justru menunjukkan tren berbeda. HR biji kakao periode Agustus 2026 ditetapkan USD 5.424,96/MT, melonjak 36,66 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut mendorong Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao menjadi USD 5.064/MT, naik 38,90 persen.

Lonjakan harga kakao dipicu terganggunya pasokan di negara-negara produsen utama Afrika Barat akibat serangan hama, cuaca buruk, serta penurunan produksi yang dipengaruhi fenomena El Niño.

Untuk periode Agustus 2026, pemerintah menetapkan Bea Keluar biji kakao sebesar 7,5 persen. Tarif Pungutan Ekspor komoditas tersebut juga dipatok 7,5 persen.

Di sektor kehutanan, HPE produk kulit tidak mengalami perubahan dibandingkan Juli 2026. Namun, HPE getah pinus naik menjadi USD 1.013/MT, atau meningkat USD 11 dari bulan sebelumnya.

Adapun HPE produk kayu mengalami pergerakan bervariasi. Sejumlah produk seperti veneer dari hutan alam dan beberapa jenis kayu olahan mengalami kenaikan. Sebaliknya, veneer dari hutan tanaman, wooden sheet for packing box, wood in chips or particle, serta sejumlah produk kayu olahan dari jenis meranti, merbau, eboni, akasia, pinus, gmelina, sengon, dan karet mengalami penurunan.

Sementara itu, HPE keping kayu (chipwood) dan beberapa jenis kayu olahan lainnya tercatat tetap atau tidak berubah dibandingkan periode Juli 2026.

Seluruh penetapan HR CPO, HR dan HPE biji kakao, produk kulit, produk kayu, serta getah pinus tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1667 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Badan Layanan Umum.

Berita Terkait

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.
Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua
Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 September 2026 - 00:29 WIB

Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu

Sunday, 20 September 2026 - 00:05 WIB

Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB