Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa

Monday, 10 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Chief Executive Officer (CEO) New Hope Financial Technology (FinTech) Xu Zhihua beserta rombongan di ruang kerjanya, kantor Kemendes PDT, Senin (10/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat akan berkolaborasi dan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan akses pembiayaan dan pendampingan untuk desa-desa di Indonesia melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

CEO New Hope Fintech Xu Zhihua dalan pertemuan tersebut mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan potensi-potensi desa yang ada di Indonesia, baik di sektor agrikultur, peternakan, perikanan holtikultura. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan akses pembiayaan bagi desa-desa di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia sebagai mitra strategis memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan seperti desa-desa yang ada di Cina. Menurutnya desa-desa di Cina yang saat ini mendapatkan akses pembiayaan dari New Hope telah banyak yang berhasil melakukan transformasi mengikuti perkembangan zaman dan dengan memanfaatkan AI.

Oleh karena itu, pihaknya menawarkan model yang sudah ada tersebut agar bisa di replikasi dan dieksekusi di desa-desa di Indonesia sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga, desa-desa dengan berbagai potensi tersebut bisa berkembang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Menteri Yandri Susanto telah menerima kami dengan baik di Indonesia. Kami punya semangat yang sama untuk bisa mengembangkan desa-desa dan juga daerah tertinggal serta bisa mengembangkan potensi-potensi desa seperti agrikultur, peternakan, perikanan holtikultura sehingga bisa mendapatkan akses terhadap pembiayaan-pembiayaan di daerah-daerah dan desa-desa,” ujar Xu Zhihua.

Dalam kesempatan yang sama, Mendes Yandri menyambut baik apa yang akan dilakukan oleh Now Hope Fintech. Pihaknya juga siap bekerja sama dan melakukan MoU dengan Fintech agar BUM Desa bisa mendapatkan akses pembiayaan.

See also  Kantongi Banyak Sertifikat dan Izin Usaha, Kapasitas Produksi Kuliner Binaan Pertamina Naik hingga 52 Persen

Sebagai lembaga ekonomi di tingkat desa, lanjut Yandri, BUM Desa telah berhasil memaksimalkan potensi yang ada, baik sebagai eksportir, di sektor peternakan, perikanan, holtikultura, wisata dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dengan adanya akses pembiayaan ini bisa diputar oleh BUM Desa untuk memproduksi produk yang bisa menghasilkan pemasukan bagi desa.

Selain itu, Mendes Yandri juga mengajak New Hope Fintech untuk membuat Pilot project terlebih dahulu untuk 500 atau 1.000 desa di Indonesia dengan potensi yang ada, baik di sekolah peternakan, perikanan, holtikultura, wisata dan lain sebagainya.

“Presentasinya sangat bagus, sempurna, kita sudah secara paripurna memahami New Hope ini tinggal actionnya bagaimana, lebih cepat lebih baik. Dari sini kita lakukan MoU, terus kita cari untuk 500 BUM Desa atau 1000 BUM Desa yang sangat prospektif itu bisa dibiayai oleh Now Hope,” ujar Yandri.

“BUM Desa itu sudah ekspor, ekspor ikan, ekspor kopi dan lain sebagainya. Terus juga ada yang memperkuat produk di dalam negeri seperti desa ayam petelur, Ikan air tawar, desa cabai, banyak. Pilot project itu misalkan desa ayam petelur berapa, desa wisata berapa, desa holtikultura berapa, desa ekspor berapa. Kita pilih dulu yang punya potensi bagus ini New Hope bisa ekspansi dulu ke sana,” sambung mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Jika pilot project ini berhasil, Mendes Yandri berharap agar akses pembiayaan bisa dilanjutkan hingga ke 10.000 desa di Indonesia. Selain itu, desa yang berhasil dalam pilot project akan menjadi percontohan dan di replikasi ke desa-desa Indonesia yang memiliki potensi yang sama.

Hadir mendampingi Mendes Yandri dalam pertemuan ini yaitu Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik serta Staf Khusus Menteri Fahad At-Tamimi dan Muhammad Khoirul Huda.

Berita Terkait

Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung
Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan
Dengar Aspirasi Warga Momiwaren, Mentrans Dorong Pengembangan Hasil Laut
Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru
Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:26 WIB

Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung

Monday, 14 September 2026 - 13:11 WIB

Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan

Monday, 14 September 2026 - 13:03 WIB

Dengar Aspirasi Warga Momiwaren, Mentrans Dorong Pengembangan Hasil Laut

Saturday, 12 September 2026 - 16:58 WIB

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB