Menteri Dody Pastikan Penanganan Gempa Flores: Akses dan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

Sunday, 16 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri rapat koordinasi penanganan darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang melanda kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8/2026). Rapat koordinasi dilaksanakan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan dihadiri sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, unsur TNI dan Polri, serta kepala daerah. Pertemuan membahas perkembangan kondisi di lapangan sekaligus langkah percepatan penanganan kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dody menyampaikan perkembangan penanganan yang dilakukan Kementerian PU melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di NTT. Sejumlah ruas jalan dan jembatan yang terdampak telah diperiksa, sementara penanganan pada titik-titik yang masih mengalami gangguan terus dikoordinasikan agar akses masyarakat dapat segera kembali normal.

“Pagi tadi kami sudah cek kondisi di lapangan. Untuk beberapa titik sudah mulai tertangani, tetapi masih ada yang perlu kami selesaikan. Ada satu jembatan yang masih harus ditangani dan kami terus berpacu agar bisa segera ditangani,”kata Menteri Dody.

Menteri Dody telah menginstruksikan jajaran UPT di lapangan untuk melakukan penanganan pada ruas-ruas jalan yang terdampak. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan akses yang dibutuhkan untuk mobilitas masyarakat serta mendukung distribusi bantuan dan pelayanan kedaruratan.

“Kami sudah koordinasikan dengan teman-teman balai (UPT) untuk bergerak ke titik-titik yang membutuhkan penanganan. Kalau ada kebutuhan tambahan, kami siap membantu dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain,” katanya.

Selain penanganan konektivitas, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya juga menyiapkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak. Dukungan tersebut dilakukan melalui penyediaan sarana air bersih dan peralatan pendukung yang dimobilisasi ke lokasi yang membutuhkan.

See also  Kepemimpinan Jokowi Ukir Warisan Iklim Yang Luas Bagi Indonesia

Di Kabupaten Nagekeo, dukungan berupa 3 unit Mobil Tangki Air (MTA) telah tersedia. Sebanyak dua unit telah berada di lokasi, sementara satu unit lainnya merupakan MTA pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo yang dapat dilanjutkan pemanfaatannya untuk mendukung penanganan bencana gempa.

Selain MTA, dukungan juga mencakup 16 unit hidran umum (HU). Sebanyak 8 unit merupakan dukungan yang tersedia untuk kebutuhan penanganan saat ini, sedangkan 8 unit lainnya merupakan HU pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo.

“Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani,” ujar Menteri Dody.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat Kementerian PU dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Mobil tangki air dan hidran umum disiapkan untuk mendukung distribusi air, terutama pada wilayah yang mengalami gangguan terhadap akses atau layanan air bersih akibat gempa.

Menteri Dody menegaskan, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama lintas kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Karena itu, Kementerian PU terus melakukan koordinasi untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Kementerian PU melalui UPT di NTT akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur terdampak serta mempercepat penanganan pada titik yang mengganggu konektivitas. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akses masyarakat, distribusi bantuan, serta pemenuhan kebutuhan dasar dapat berjalan selama masa tanggap darurat pascagempa Flores.

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari
Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 17:52 WIB

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia

Saturday, 31 October 2026 - 18:25 WIB

Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Saturday, 31 October 2026 - 18:23 WIB

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Friday, 30 October 2026 - 17:49 WIB

BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Friday, 30 October 2026 - 17:35 WIB

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Monday, 2 Nov 2026 - 07:05 WIB

Energy

Inovasi AI Limbah Elektronik Antar Mahasiswa ITPLN Juara 1

Monday, 2 Nov 2026 - 06:53 WIB