BRIN Kenalkan Inovasi Pertanian dan Akuakultur kepada Mahasiswa IPB

Tuesday, 18 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan sejumlah hasil riset unggulan di bidang pertanian, pangan, peternakan, hingga akuakultur kepada mahasiswa IPB University.

Kegiatan tersebut dikemas melalui AGVENTURE 2026 (Agricultural Conversation Through Excursion), program kolaboratif bersama International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) LC IPB.

Mengusung tema “Beyond the Mud: Farming as the Backbone of Global Stability”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai inovasi pertanian modern, urban farming, peluang agribisnis, serta pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan pertanian dan akuakultur yang berkelanjutan.

Kepala Pusat Riset Budidaya Air Tawar BRIN, Fahrurrozi, menegaskan, keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan membutuhkan dukungan riset yang mampu menghasilkan inovasi aplikatif sekaligus mendorong lahirnya generasi muda sebagai pelaku perubahan.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan bagaimana riset dan inovasi dapat menjadi fondasi pembangunan pertanian modern sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan mahasiswa sebagai calon peneliti dan inovator masa depan,” ujar Fahrurrozi.

Dalam kegiatan tersebut, BRIN memperkenalkan sejumlah hasil riset unggulan tanaman pangan. Di antaranya inovasi varietas padi berproduksi tinggi seperti Sidenuk, Tropiko, Mustaban, Pareng BRIN 1, dan Pablas BRIN 1.

Varietas tersebut memiliki potensi produksi hingga 10 ton per hektare. Beberapa di antaranya juga memiliki toleransi terhadap salinitas dan penyakit.

BRIN turut memperkenalkan varietas kedelai berproduktivitas tinggi, yakni Mutiara 1, Mutiara 2, Kemuning 1, Kemuning 2, BRINusa, dan BRINara.

Sementara untuk komoditas jagung, diperkenalkan jagung hibrida HJBRIN 101 dan HJBRIN 103 yang memiliki potensi produksi hingga 12 ton per hektare.

Di bidang hortikultura, BRIN memaparkan riset pengembangan benih unggul bawang putih, bawang merah, dan cabai untuk membuka lokasi budidaya baru.

See also  Mahfud: Jokowi Sudah Perintahkan 'Gebuki' Semua Pelaku Korupsi

Adapun di sektor perkebunan, riset diarahkan pada pengembangan marker molekuler untuk mendeteksi Black Pod Disease pada kakao fine flavor, pengembangan tanaman karet yang toleran terhadap Tapping Panel Dryness (TPD), serta penelitian penghitungan cadangan karbon pada tanaman kayu manis.

Sementara riset peternakan mencakup pengembangan teknologi pada ayam, bebek, domba, pakan ternak, mesenchymal stem cells (MSCs), teknologi budidaya berbasis sensor dan Internet of Things (IoT), hingga pengembangan vaksin ternak.

Dorong Akuakultur Modern

Sorotan utama kegiatan berada pada pemaparan inovasi Pusat Riset Budidaya Air Tawar BRIN.

Peneliti BRIN, Huria Marnis, menjelaskan bahwa BRIN mengembangkan sistem budidaya ikan nila terintegrasi dengan memanfaatkan panel surya, mini Recirculating Aquaculture System (RAS), serta teknologi IoT.

Teknologi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuat pengelolaan budidaya lebih efisien, hemat energi, dan presisi.

BRIN juga mengembangkan teknologi lele hibrida untuk menghasilkan karakter unggul, teknologi pembentukan nila salin untuk mendukung revitalisasi tambak di kawasan Pantai Utara Jawa, serta sistem minapadi dan akuaponik.

Sistem tersebut mengintegrasikan budidaya ikan dengan tanaman pangan maupun hortikultura.

“Riset budidaya air tawar tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pengembangan teknologi yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” jelas Huria.

Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai inovasi budidaya laut yang dikembangkan BRIN.

Di antaranya teknologi budidaya teripang gamat untuk mendukung industri farmasi nasional, budidaya udang superintensif berbasis sains, produksi amphipoda skala industri sebagai pakan alami benur udang, serta teknologi pemeliharaan larva ikan bandeng.

Di bidang teknologi proses pangan, BRIN memperkenalkan inovasi beras analog berbahan ubi kayu, produksi keju berbasis spirulina, cokelat dengan tambahan probiotik, hingga teknologi pengemasan pangan tradisional dalam kemasan kaleng.

See also  Transjakarta Tambah Lima Rute Baru

Tak hanya mengikuti seminar, peserta AGVENTURE 2026 juga berkesempatan mengunjungi Laboratorium Genomik dan fasilitas Raiser Budidaya Air Tawar BRIN.

Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai infrastruktur penelitian, fasilitas laboratorium, serta penerapan teknologi dalam pengembangan inovasi akuakultur modern.

Melalui kegiatan tersebut, BRIN berharap interaksi langsung antara mahasiswa dan peneliti dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia riset, memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi di sektor akuakultur, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara BRIN dan perguruan tinggi.

Upaya ini diharapkan turut memperkuat regenerasi talenta riset Indonesia dan menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan pertanian, perikanan, serta ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim
Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Prabowo Tekankan Posisi Etis
bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 October 2026 - 13:14 WIB

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 18:52 WIB

HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Monday, 5 Oct 2026 - 13:26 WIB

foto ist

Berita Utama

HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional

Monday, 5 Oct 2026 - 13:14 WIB