Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa

Friday, 28 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemulihan konektivitas pascagempa Flores dipercepat. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan rehabilitasi Jembatan Wae Pesi di Kabupaten Manggarai dan Jembatan Wae Dampek di Kabupaten Manggarai Timur, dengan penanganan yang tidak hanya mengembalikan fungsi jembatan, tetapi juga memperkuat ketahanannya terhadap gempa. Instruksi tersebut disampaikan saat Menteri Dody meninjau penanganan kedua jembatan tersebut pada Jumat (28/8/2026).

“Wae Pesi ini secara keseluruhan terdampak paling parah. Kita berusaha merehabilitasi dengan cepat. Saat ini sedang mendatangkan alat dari Jakarta. Mudah-mudahan paling lambat pertengahan September kita sudah mulai melakukan rehabilitasi,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody menekankan, penanganan infrastruktur terdampak gempa harus dilakukan secara cepat untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas, mobilitas orang dan barang berjalan lancar, serta akses antarkawasan tetap terjaga.

“Yang menjadi porsi kita harus kita kerjakan secepat-cepatnya. Dengan kualitas harus lebih bagus lagi dan berkarakter lebih tahan terhadap gempa,” ujar Menteri Dody.

Jembatan Wae Pesi yang berada pada ruas Ruteng–Reo–Kedindi menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena akses jalan tersebut terhubung langsung dengan Pelabuhan Reo yang memiliki depo Pertamina untuk distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPJN NTT, kerusakan yang teridentifikasi meliputi retakan pada oprit jembatan, expansion joint, serta bagian daerah aliran sungai (DAS).

Untuk mempercepat penanganan, peralatan didatangkan dari Jakarta dan saat ini dalam perjalanan. Rehabilitasi ditargetkan mulai dilakukan paling lambat pertengahan September 2026 sehingga fungsi jembatan dapat segera dipulihkan dan gangguan perjalanan masyarakat pada jalur tersebut tidak berlangsung lama.

Selanjutnya, Menteri Dody meninjau Jembatan Wae Dampek yang membentang di Sungai Wae Laing, Kabupaten Manggarai Timur. Jembatan sepanjang 60 meter dengan tipe rangka baja tersebut berada pada ruas Wae Gongger–Batas Kabupaten Manggarai–Pota. Ia meninjau kondisi oprit dan turun langsung ke bagian bawah jembatan untuk melihat kondisi struktur sekaligus memastikan penanganannya dilakukan secara tepat.

See also  Pemerintah Berencana Terapkan New Normal, Fadli Zon: Rakyat Bukan Kelinci Percobaan

Menteri Dody meminta pemulihan kedua jembatan dilakukan dengan memperhatikan karakter wilayah Flores yang memiliki risiko gempa. Menurutnya, prinsip build back better perlu diterapkan agar infrastruktur yang dipulihkan tidak sekadar kembali berfungsi, tetapi memiliki kualitas dan ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana.

“Ini adalah daerah gempa. Jadi bangunannya harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi alamnya. Prinsipnya kita harus membangun dengan lebih baik lagi, tetapi dengan lebih cepat,” ujar Menteri Dody.

Secara keseluruhan, berdasarkan data 20 Agustus 2026, gempa yang melanda Pulau Flores berdampak pada 11 ruas jalan nasional, dengan 64 titik longsoran, 7 titik patahan badan jalan, serta 14 unit jembatan dan deuker. BPJN NTT telah memobilisasi 12 unit excavator serta 4 unit loader untuk pemulihan akses, serta memobilisasi jembatan Bailey dari NTB, Bali, dan Sulawesi Selatan. Kementerian PU memastikan seluruh ruas jalan nasional di Pulau Flores saat ini dapat dilalui kendaraan secara fungsional. (

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Berita Terbaru