daelpos.com – Isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) menjadi sorotan publik. Namun, Dasco menegaskan kabar tersebut tidak benar atau hoaks.
Di tengah berkembangnya isu politik tersebut, masyarakat diingatkan untuk tetap memberikan perhatian terhadap kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pengamat politik Bawono Kumoro menilai, dugaan penyadapan terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang perlu mendapat perhatian dan pengusutan secara menyeluruh.
Menurutnya, publik tidak boleh teralihkan oleh dinamika isu politik yang berkembang, sementara proses pengungkapan dugaan penyadapan harus tetap dikawal.
Bawono menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia juga meminta aparat penegak hukum mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut secara tuntas.
Menurut Bawono, apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan untuk melemahkan kewibawaan presiden atau mengganggu jalannya pemerintahan, aparat perlu mendalami kemungkinan adanya tindak pidana serius.
Dengan demikian, polemik isu cawapres diharapkan tidak menggeser perhatian publik terhadap pentingnya transparansi dan penegakan hukum dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo.








