Preservasi dan Penanganan Longsor Tingkatkan Konektivitas Akses Kawasan Wisata Kepulauan Derawan

Saturday, 28 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepulauan Derawan yang terletak di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan sejumlah objek wisata bahari yang ditawarkan seperti Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban. Untuk meningkatkan konektivitas menuju destinasi wisata tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan preservasi jalan Gunung Tabur-Usiran-Tanjung Batu (Pelabuhan Derawan) sepanjang 108 Km.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dalam kondisi mantap akan memudahkan wisatawan mencapai lokasi-lokasi wisata di Pulau Derawan.

“Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai,” kata Menteri Basuki.

Pada tahun 2019, preservasi dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Pekerjaan dengan anggaran sebesar Rp 9,6 miliar meliputi pemeliharaan rutin jalan sepanjang 16,7 Km termasuk pengendalian tanaman, normalisasi saluran, dan galian tebing.

Kemudian penanganan rutin kondisi seperti pengaspalan sepanjang 78,6 Km serta perawatan rutin Jembatan Sei Late (118,3 meter dan Sei Talasau (46 meter). Masa pelaksanaan peningkatan jaringan jalan berupa preservasi selama 337 hari dari tanggal 28 Januari hingga akhir kontrak 31 Desember 2019.

“Penanganan dilakukan untuk mengurangi kondisi jalan yang dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu juga meningkatkan kemantapan jalan nasional yang merupakan poros utama akses masyarakat serta jalur wisata menuju Kepulauan Derawan,” kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XII Balikpapan Budiamin.

Pelabuhan Tanjung Batu sebagai pintu masuk dan keluar destinasi Kepulauan Derawan berjarak sekitar 115 Km atau sekitar 3 jam melalui perjalanan darat dari pusat kota Berau.

Selain pekerjaan preservasi, Kementerian PUPR secara bertahap juga menangani longsor pada badan jalan Gunung Tabur-Usiran-Tanjung Batu. Sedikitnya ada 22 titik longsor di sepanjang ruas tersebut. Penanganan longsor sepanjang 90 meter dilakukan di KM 9 dengan membangun Bore Pile 30 mm, Pile Cap Beton setinggi 3 meter, dan pasangan batu.

See also  Festival PeSoNa: Merayakan Hutan Sosial untuk Kini dan Nanti

Pembangunannya telah dimulai pada 25 Juni 2019 dan ditargetkan selesai pertengahan Januari 2020. Anggarannya sebesar Rp 3,2 miliar yang bersumber dari APBN TA 2019 dengan progres telah mencapai 68%. (PRY)

Berita Terkait

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan
Kementerian PU Kerahkan Jembatan Bailey, Percepat Pemulihan Akses Pascabanjir Bandang di Pemalang–Purbalingga
Pemerintah Dukung Hutama Karya Tuntaskan Tol Betung–Tempino–Jambi

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Friday, 30 January 2026 - 09:43 WIB

Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak

Berita Terbaru