DAELPOS,com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur dalam rangka sinergitas dukungan swasembada pangan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo, Kamis (21/11/2024).
Pada kesempatan ini Menteri Dody bertemu Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono di Gedung Grahadi untuk memperkuat koordinasi sinergitas dukungan swasembada pangan antara Kementerian PU dan Pemda Prov. Jawa Timur.
“Kita bersama-sama mengupayakan kesuksesan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yakni swasembada pangan. Kita koordinasikan dan komunikasikan dengan baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah salah satunya Pemprov Jawa Timur,” kata Menteri Dody.
Selanjutnya Menteri Dody melakukan kunjungan kerja ke Panglima Komando Daerah Militer V/ Brawijaya Jawa Timur Mayjen TNI Rudy Saladin. Menteri Dody menekankan sinergitas kolaborasi membutuhkan dukungan jajaran TNI dalam membantu kerja sama antara Kementerian PU dan Kementerian Pertanian dalam perluasan area tanam dan irigasi tersier.
“Kami siap mendukung program swasembada pangan yang menjadi arahan Presiden Prabowo untuk bisa tercapai,” ucap Pangdam Brawijaya Rudy Saladin.
Kunjungan kerja dilanjutkan dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto, untuk memperkuat sinergitas untuk menjaga suasana kondusif dalam menjalankan pembangunan mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto berharap sinergitas ini membawa percepatan program swasembada pangan yang menjadi arahan Presiden Prabowo. (*)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

