Menteri PU Apresiasi TPA BLE Banyumas, Percontohan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Monday, 13 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar, dan Bupati Banyumas terpilih Sadewo Tri Lastiono meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (12/1/2025).

Menurut Menteri Dody, TPA BLE ini bisa dijadikan percontohan bagi seluruh kabupaten/kota lainnya untuk praktik pengelolaan sampah menuju zero waste to landfill yang berkelanjutan.

“Begitu sampah masuk ke sini, residu yang keluar hampir nol. Harapannya semua kabupaten/kota bisa seperti ini dan yang paling perlu waktu adalah membudayakan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mau memilah sampahnya, sehingga memudahkan pemrosesan sampah yang masuk ke sini,” kata Menteri Dody.

TPA BLE dibangun dengan komposisi anggaran dari APBN sebesar Rp46,5 miliar dan APBD sebesar Rp7,8 miliar. Pembangunannnya dimulai sejak Oktober 2020 selesai pada Desember 2021 dan dilanjutkan optimalisasi pada tahun 2023.

Alur pengolahan sampah di TPA BLE Banyumas mengintegrasikan konsep ekonomi sirkular dan waste to energy, sehingga dapat menjadikan sampah sebagai sumber daya yang bernilai. Sampah organik seperti sisa makanan dan limbah pertanian diolah menjadi kompos dan magot, sedangkan sampah anorganik diolah menjadi paving/genteng plastik dan RDF (Refuse-Derived Fuel) yaitu bahan bakar alternatif pengganti batubara.

“Pengolahan sampah di sini bisa menghasilkan produk-produk bernilai yang sudah ada off takernya. Jadi nilai ekonomi yang dihasilkan sudah bisa digunakan untuk mengoperasionalkan TPA BLE ini,” kata Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Kuswara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri menambahkan, masyarakat Banyumas didorong berpartisipasi memilah sampah dengan menggunakan aplikasi Salinmas dan Jeknyong, dimana masyarakat bisa mendapatkan insentif berupa uang.

See also  Kemendagri Bersama KJRI Melbourne, Kemendes PDT dan IKAPTK Dukung Peluang Indonesia Ekspor Ke Australia

“Jika masyarakat tidak memiliki waktu untuk memilah sampah, maka bisa berlangganan kepada kelompok swadaya masyarakat yang memproses sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai ekonomi,” katanya.

Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah, Direktur Jenderal Bina Marga Rachman Arief Dienaputra, Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetojo, dan Kepala Pusat Analisis Kebijakan Eko Suhendratma. (*)

Berita Terkait

Gelar Griya di Istana, Prabowo Sambut Tokoh Bangsa di Momen Lebaran
Mengisi Libur Lebaran, Kementerian PU Ajak Masyarakat Nikmati Pantai Malalayang di Manado
Jakarta Sepi, Momen Langka Diburu Fotografer
Puncak Mudik, 42 Ribu Kendaraan Serbu Arah Malang via GT Kejapanan
Tinjau Progres Kopdes, Mendes: Pastikan 100 Persen Kembali ke Warga
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi Terus Dipercepat, Kementerian PU Pastikan Progres Berjalan Sesuai Target
Prabowo Tutup Ribuan Dapur MBG Tak Standar, 1.030 SPPG Disetop Permanen
Arus Mudik JTTS 20 Maret 2026: Trafik Naik, Laju Kendaraan Mulai Melandai

Berita Terkait

Tuesday, 24 March 2026 - 12:16 WIB

Gelar Griya di Istana, Prabowo Sambut Tokoh Bangsa di Momen Lebaran

Tuesday, 24 March 2026 - 07:28 WIB

Mengisi Libur Lebaran, Kementerian PU Ajak Masyarakat Nikmati Pantai Malalayang di Manado

Monday, 23 March 2026 - 13:39 WIB

Jakarta Sepi, Momen Langka Diburu Fotografer

Monday, 23 March 2026 - 13:30 WIB

Puncak Mudik, 42 Ribu Kendaraan Serbu Arah Malang via GT Kejapanan

Sunday, 22 March 2026 - 23:35 WIB

Tinjau Progres Kopdes, Mendes: Pastikan 100 Persen Kembali ke Warga

Berita Terbaru