Nono Sampono Dorong Pemanfaatan Nuklir dalam Diversifikasi Energi Nasional

Tuesday, 18 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Nono Sampono menekankan perlunya revolusi dalam tata kelola Pertamina guna mencari solusi atas berbagai tantangan di sektor migas nasional. Ia menyoroti pentingnya inovasi dan strategi baru dalam pengelolaan minyak dan gas bumi untuk memastikan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam rangka pengawasan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi di Auditorium Kantor Walikota Balikpapan, Jalan Sudirman Balikpapan, Senin (17/2/2025). Kunjungan ini melibatkan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat dari Pertamina dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Menurut Nono Sampono, selain memanfaatkan potensi gas yang masih tersedia, Indonesia juga perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi nuklir sebagai salah satu opsi dalam diversifikasi sumber energi. “Pemanfaatan teknologi nuklir dapat menjadi solusi strategis untuk mengoptimalkan cadangan energi yang ada serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil,” ujarnya.

Produksi minyak di Indonesia mengalami penurunan karena beberapa faktor, di antaranya lapangan minyak yang menua, kendala operasional, gangguan teknis, serta ketidakseimbangan antara sumber daya dan kebutuhan manusia. Konsumsi minyak bumi nasional selalu lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah produksi dalam negeri. Kesenjangan ini ditutup dengan impor minyak, yang membuat Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia.

Eksplorasi lapangan minyak dan gas baru juga membutuhkan investasi besar karena sifatnya yang mahal, penuh risiko, dan bersifat global. Selain itu, Indonesia menghadapi tekanan internasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.

See also  ASEAN Pererat Kerja Sama dengan IORA dan PIF

Pertemuan ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi UU No. 22 Tahun 2024, termasuk regulasi, investasi, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan adanya pengawasan dari Komite II DPD RI, diharapkan kebijakan yang diterapkan dapat mendukung ketahanan energi nasional dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Komite II DPD RI berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan advokasi terkait kebijakan energi nasional guna memastikan bahwa regulasi yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan masa depan Indonesia di sektor minyak dan gas bumi.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB