Wamen Diana Ajak Masyarakat Berpartisipasi Melestarilan Air untuk Ketahanan Masa Depan

Friday, 30 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan mengelola air secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara Jelajah Air Nusantara 2025 yang digelar di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung, Rabu (29/5).

Wamen Diana menekankan bahwa air merupakan sahabat kehidupan, tetapi jika tidak dikelola dengan baik dapat menjadi ancaman. “Air yang terlalu banyak bisa menjadi banjir, terlalu sedikit menyebabkan kekeringan dan jika terlalu kotor bisa menjadi sumber penyakit. Karena itu air harus dijaga bersama-sama,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana menambahkan bahwa Kementerian PU melalui Ditjen Sumber Daya Air (SDA) memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian air dari hulu hingga hilir. “Siapa lagi yang menjaga air kalau bukan kita. Air adalah sumber penghidupan, jadi tidak bisa dibiarkan rusak atau tercemar,” ujar Wamen Diana.

Sebagai tindak lanjut dari World Water Forum ke-10 di Bali pada 2024 silam, Wamen Diana menyampaikan pentingnya aksi nyata menuju World Water Forum ke-11 di Riyadh. Salah satu upaya tersebut adalah menjaga kebersihan air baku dari sampah dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Dalam menghadapi kekeringan kita harus menjaga embung dan kolam retensi agar tetap berfungsi. Salah satu outcome World Water Forum ke-10 adalah Hari Danau Dunia juga menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita akan pentingnya tampungan air,” tambahnya.

Wamen Diana juga menegaskan bahwa ketahanan air berkaitan erat dengan swasembada pangan, energi dan air sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo. “Irigasi harus terjaga agar panen berhasil, air permukaan harus dimanfaatkan secara maksimal dan semua pihak baik dari pemerintah pusat, daerah, swasta hingga masyarakat harus terlibat aktif,” tegas Wamen Diana.

See also  Nyaleg, Pendamping Desa Harus Mengundurkan Diri

Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Jawa Barat Sumasna mengatakan kegiatan Jelajah Air Nusantara 2025 sangat relevan dengan kondisi saat ini. “Air merupakan penyangga utama keberlangsungan hidup generasi kini dan amanat yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Pelestariannya merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi diperlukan gerakan lintas generasi dan pemangku kepentingan secara gotong royong,” tandasnya.

Jelajah Air Nusantara merupakan kampanye yang diluncurkan Indonesia Water Warriors (IWW) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu air dan lingkungan, menampilkan peran strategis pemuda dan komunitas dalam pelestarian air, serta memperkuat sinergi lintas sektor yakni pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha dan media. (*)

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru