Kapasitas Perseroan Makin Kuat, PLN Jaga DER dan CICR Tetap Positif Sepanjang 2024

Sunday, 22 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak udara Gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sepanjang tahun 2024, PLN berhasil mencatat kinerja keuangan yang kokoh dengan memperbaiki debt to equity ratio (DER) menjadi sebesar 38,02% serta meningkatkan consolidated interest coverage ratio (CICR) menjadi 3,71 kali sekaligus memperkuat kapasitas Perseroan dalam menjalankan strategi investasi jangka panjang.

Tampak udara Gedung PLN Kantor Pusat di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sepanjang tahun 2024, PLN berhasil mencatat kinerja keuangan yang kokoh dengan memperbaiki debt to equity ratio (DER) menjadi sebesar 38,02% serta meningkatkan consolidated interest coverage ratio (CICR) menjadi 3,71 kali sekaligus memperkuat kapasitas Perseroan dalam menjalankan strategi investasi jangka panjang.

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) mencatat kinerja keuangan yang kokoh dengan memperbaiki debt to equity ratio (DER) menjadi sebesar 38,02% serta meningkatkan consolidated interest coverage ratio (CICR) menjadi 3,71 kali pada tahun 2024. Capaian ini turut memperkuat kapasitas Perseroan dalam menjalankan strategi investasi jangka panjang guna mendukung keandalan dan ketahanan sistem ketenagalistrikan nasional.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pencapaian positif ini merupakan buah dari konsistensi Perseroan dalam menerapkan strategi keuangan yang pruden serta pengelolaan utang yang efisien. Upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan rasio keuangan, tetapi juga memperbesar ruang gerak perusahaan untuk merealisasikan proyek-proyek strategis di sektor ketenagalistrikan.

Ilustrasi Petugas PLN sedang melakukan pemeliharaan jaringan distribusi di wilayah Pedurungan, Semarang guna menjaga keandalan pasokan listrik untuk masyarakat.

“Pencapaian rasio DER dan CICR yang sehat ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga kesehatan keuangan perusahaan di tengah dinamika global dan upaya transisi energi. Hal ini menjadi fondasi kuat bagi PLN dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Sementara itu, sepanjang 2024 PLN juga sukses mencatatkan arus kas operasional positif sebesar Rp75,4 triliun, dengan saldo kas akhir mencapai Rp61,4 triliun atau tumbuh 20,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini diperkuat melalui strategi efisiensi dan manajemen keuangan yang ketat, termasuk implementasi proactive debt management, pengendalian likuiditas melalui cash war, serta sentralisasi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Ilustrasi Pegawai PLN sedang berdiskusi bersama salah satu mitra. Upaya perseroan yang secara proaktif melakukan berbagai strategi, seperti optimalisasi portofolio pembiayaan, efisiensi operasional, serta memperkuat fundamental bisnis melalui transformasi digital dan peningkatan tata kelola perusahaan menjadi salah satu kunci capaian kinerja positif yang dihasilkan perusahaan.

Salah satu inisiatif utama PLN dalam penguatan sistem keuangan adalah program Cash War Room (CWR), yang berfokus pada pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, dan valuasi aset secara terintegrasi. Selain itu, PLN juga menjalankan berbagai inisiatif strategis seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning guna menciptakan visibilitas yang tinggi dan menjaga efisiensi pada titik optimal.

See also  AVC U-18: Indonesia Dikalahkan Thailand

“Dengan pendekatan centralized payment, kami mampu mempercepat proses pembayaran, bahkan dapat dilakukan sebelum jatuh tempo. Hal ini berdampak langsung pada kesehatan finansial dan daya saing perusahaan,” jelas Darmawan.

Dari sisi kinerja usaha, PLN berhasil membukukan pendapatan tertinggi dalam sejarah perusahaan sebesar Rp545,4 triliun. Pendatapan tersebut mengerek laba usaha yang tumbuh 28,4% menjadi Rp60,6 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp17,7 triliun.

Upaya perseroan yang secara proaktif melakukan berbagai strategi, seperti optimalisasi portofolio pembiayaan, efisiensi operasional, serta memperkuat fundamental bisnis melalui transformasi digital dan peningkatan tata kelola perusahaan menjadi salah satu kunci capaian positif yang dihasilkan perusahaan. Seluruh langkah strategis ini tidak hanya berdampak pada penguatan struktur keuangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja operasional perusahaan.

Imbasnya operating margin berada di angka 11,1%, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan profitabilitas. Total aset Perseroan juga naik menjadi Rp1.772,4 triliun, tumbuh 6,09% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari transformasi budaya kerja dan model bisnis kami. PLN kini siap menatap masa depan sebagai perusahaan energi nasional yang tangguh, efisien, dan kompetitif di kancah global,” tutup Darmawan.

Darmawan melanjutkan, capaian sepanjang 2024 ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat infrastruktur energi nasional serta kebijakan fiskal yang mendukung stabilitas makroekonomi nasional. Hal ini menjadi landasan kuat bagi PLN untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

“Dukungan penuh Pemerintah ini menjadi katalis penting dalam memperkuat fundamental keuangan PLN serta mendorong terwujudnya swasembada energi melalui sistem kelistrikan yang andal, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Berita Terkait

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha
PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027
PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan
Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
PLN EPI Dorong Pemanfaatan Biomassa Desa melalui Inovasi BIODES untuk Perkuat Ekosistem Cofiring
Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 14:56 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Thursday, 1 October 2026 - 14:49 WIB

PLN EPI Siapkan Co-firing Amonia di PLTU, Uji Coba Dimulai 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 12:41 WIB

PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan

Wednesday, 30 September 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026

Wednesday, 30 September 2026 - 10:20 WIB

Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, CC PLN 123 Raih Penghargaan di TBCCI 2026

Berita Terbaru

Olahraga

Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar

Thursday, 1 Oct 2026 - 16:06 WIB

Berita Utama

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:08 WIB

Hukum

OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:02 WIB