Kemnaker-Kemenparekraf: Perkuat SDM Ekonomi Kreatif

Monday, 28 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Transformasi ekonomi berbasis kreativitas kini menjadi arus utama pembangunan nasional. Dalam mendukung agenda tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjajaki kerja sama strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemekraf) guna memperluas akses kerja dan mengembangkan SDM unggul di sektor ekonomi kreatif.

Pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, digelar di Jakarta. Agenda tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan pembahasan konkret terkait sinergi pelatihan vokasi, pemagangan, hingga integrasi data pasar tenaga kerja.

“Sektor ekonomi kreatif menyerap lebih dari 17 juta tenaga kerja dan terus tumbuh. Kami melihat ini sebagai momentum untuk mempertemukan kebijakan vokasi dengan kebutuhan nyata industri kreatif,” ujar Menaker Yassierli, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Minggu (27/7/2025).

Menurut data dari ekraf.go.id, ekonomi kreatif telah menyumbang 7,8 persen terhadap PDB nasional. Ini menunjukkan peran strategis subsektor kreatif—seperti film, animasi, kuliner, fesyen, kriya, hingga aplikasi digital—dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja baru yang inklusif.

Kemnaker memegang peran sentral dalam perencanaan pelatihan vokasi dan kebijakan penempatan tenaga kerja. Sementara Kemenkraf menjadi penggerak ekosistem industri kreatif yang kini berkembang di berbagai wilayah, termasuk luar Jawa.

Kerja sama yang dijajaki mencakup beberapa area strategis: Pelatihan vokasi tematik berbasis kebutuhan subsektor kreatif, Pemagangan industri dalam proyek-proyek kreatif nasional, Sertifikasi kompetensi digital dan kreatif, Kolaborasi dalam event nasional ekonomi kreatif, dan Integrasi data pasar kerja untuk mempertemukan supply dan demand tenaga kerja kreatif secara lebih presisi.

“Kami ingin pelatihan vokasi yang diselenggarakan pemerintah benar-benar adaptif terhadap permintaan industri kreatif. Tidak bisa lagi bersifat generik. Harus sesuai kebutuhan pasar,” jelas Yassierli.

See also  Kompak Tangani Stunting, IIP BUMN Salurkan Bantuan Program Cegah Stunting di Sulawesi Selatan

Kerja sama ini sejalan dengan RPJMN 2025–2029 serta mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Asta Cita, terutama pada peningkatan kualitas SDM dan daya saing nasional.

Menteri Kemenkraf Teuku Riefky menyambut baik kolaborasi ini dan menilai perluasan kemitraan dengan Kemnaker sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kreatif berbasis talenta.

“Anak-anak muda kreatif kita perlu jembatan ke dunia kerja dan pasar. Kolaborasi ini bisa menjadi solusi,” ujar Riefky.

Kedua kementerian sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) konkret. Dokumen ini diharapkan menjadi dasar pelaksanaan program lintas sektor yang berkelanjutan, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045: menjadikan Indonesia sebagai negara maju berbasis SDM unggul dan produktif.

Berita Terkait

Para Pionir di Tanah Timur: Kisah Transmigran yang Mengubah Merauke
Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Langgar Kawasan Hutan
Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional Gratis Saat Mudik Lebaran 2026
Bea Cukai Teluk Bayur Perkuat Pemahaman Ekspor CPO dan Turunannya
OJK Terbitkan aturan Gugatan untuk Perlindungan Konsumen
Menaker Dorong Hubungan Industrial Kolaboratif, PKB Jadi Kunci Positive-Sum Game
Percepat Pemulihan Pascabencana, Menteri PANRB: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Petani Bawang Putih Manfaatkan Informasi BMKG untuk Tingkatkan Hasil Panen

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 10:43 WIB

Para Pionir di Tanah Timur: Kisah Transmigran yang Mengubah Merauke

Wednesday, 21 January 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan yang Langgar Kawasan Hutan

Wednesday, 21 January 2026 - 13:27 WIB

Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional Gratis Saat Mudik Lebaran 2026

Wednesday, 21 January 2026 - 09:25 WIB

Bea Cukai Teluk Bayur Perkuat Pemahaman Ekspor CPO dan Turunannya

Tuesday, 20 January 2026 - 16:25 WIB

OJK Terbitkan aturan Gugatan untuk Perlindungan Konsumen

Berita Terbaru

Berita Utama

Para Pionir di Tanah Timur: Kisah Transmigran yang Mengubah Merauke

Thursday, 22 Jan 2026 - 10:43 WIB

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026

Thursday, 22 Jan 2026 - 10:40 WIB

News

Transaksi Digital Jakarta Tumbuh, QRIS Jadi Andalan

Thursday, 22 Jan 2026 - 10:18 WIB