Peran Strategis Bulog dalam Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Monday, 25 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Perum Bulog kembali menegaskan perannya sebagai BUMN yang bertanggung jawab menjaga ketahanan pangan nasional, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016. Bulog bertugas menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan, baik di tingkat produsen maupun konsumen.

“Bulog ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat produsen dan konsumen,” ujar Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Siti Kuwati, di Kantor Pusat Perum Bulog, Rabu (21/2/2018).

Pada tingkat produsen, Bulog berperan sebagai penyangga harga. Bulog akan membeli gabah dan beras dari petani jika harga pasar berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). HPP saat ini ditetapkan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015.

Siti Kuwati menjelaskan, saat ini harga gabah dan beras di pasaran rata-rata sudah berada di atas HPP, sehingga Bulog tidak wajib menyerap hasil panen petani. Hal ini dikarenakan tugas Bulog sebagai penyangga harga di tingkat produsen sudah berjalan.

“Dengan rata-rata harga pasar yang saat ini berada di atas HPP, sebenarnya inilah momen untuk para petani menikmati harga yang baik,” tegas Wati.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang tahun 2017, harga Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG) serta beras medium selalu berada di atas HPP. Bahkan, pada Januari 2018, harga rata-rata nasional untuk komoditas tersebut semakin meningkat.

Hingga 21 Februari 2018, Bulog telah menyerap 17.694 ton setara beras. Sedangkan sepanjang tahun 2017, penyerapan gabah/beras mencapai 2,16 juta ton setara beras.

Di sisi konsumen, Bulog menjalankan Operasi Pasar (OP) untuk menjaga stabilisasi harga, dengan menjual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Hingga 21 Februari 2018, Bulog telah menggelar OP dengan total penyaluran beras sebanyak 223 ribu ton.

See also  Demi Pendidikan Yang Berkualitas Sekolah Tahap II Jateng I di Brebes Dikebut

Berita Terkait

Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten
Pemerintah-DPR Bahas RUU PFII
Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
Mentrans Ucapkan Selamat kepada Taufiequrachman Ruki
Dukung Konektivitas Udara Nasional: HKA Rawat Infrastruktur Bandara Halim
Menteri Dody Dorong 3 Prioritas Isu Jadi Agenda Global Pembahasan World Water Forum ke-11 di Riyadh
Perkuat Akses Wisata Kemiling Lampung, Jalan Cik Di Tiro Ditangani Lewat Program Inpres Jalan Daerah
Kementerian PANRB Dukung Pembahasan RUU Tentang Keamanan dan Ketahanan Siber

Berita Terkait

Friday, 3 July 2026 - 11:30 WIB

Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten

Thursday, 2 July 2026 - 18:16 WIB

Pemerintah-DPR Bahas RUU PFII

Thursday, 2 July 2026 - 15:17 WIB

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Thursday, 2 July 2026 - 13:37 WIB

Mentrans Ucapkan Selamat kepada Taufiequrachman Ruki

Wednesday, 1 July 2026 - 00:47 WIB

Dukung Konektivitas Udara Nasional: HKA Rawat Infrastruktur Bandara Halim

Berita Terbaru

News

Pemerintah-DPR Bahas RUU PFII

Thursday, 2 Jul 2026 - 18:16 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Terbaru

Pusat Bisnis Jadi Raja Baru Harga Tanah di Jakarta

Thursday, 2 Jul 2026 - 17:56 WIB