Haidar Alwi: Kapolri Listyo Sigit Bawa Polri Jadi Mitra Rakyat di Tengah Krisis Lapangan Kerja.

Monday, 25 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute,/ foto ist

R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute,/ foto ist

daelpos.com – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil mengubah wajah Polri melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Program yang dicanangkan sejak Januari 2025 itu muncul di tengah keresahan buruh yang kehilangan pekerjaan akibat gelombang PHK massal. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang atau 4,76 persen dari total angkatan kerja. Angka itu bukan sekadar statistik, tetapi mencerminkan jutaan keluarga yang terancam masa depannya.

Polri menjawab situasi itu dengan langkah tak biasa. Melalui Desk Ketenagakerjaan, institusi kepolisian menunjukkan kepedulian yang melampaui tugas tradisionalnya. Bukan lagi hanya menjaga keamanan jalanan, Polri kini menjadi mitra rakyat dalam melindungi hak bekerja. Keberhasilan awal terlihat pada 12 Juni 2025 ketika Kapolri melepas 700 buruh korban PHK kembali bekerja di perusahaan baru di Brebes. Momentum itu berlanjut pada 23 Juli 2025 dengan 1.575 buruh difasilitasi bekerja di empat perusahaan besar di Brebes dan Cirebon. Yang membanggakan, mereka langsung diterima sebagai pegawai tetap, bukan kontrak sementara.

“Kebijakan ini bukan sekadar respons administratif, melainkan bukti Polri Presisi hadir langsung di tengah rakyat,” kata Haidar Alwi.

Problem Solver di Tengah Krisis.

Haidar Alwi menilai Desk Ketenagakerjaan merupakan contoh nyata keberanian Polri mengambil peran di luar zona nyaman. Dengan target 12 ribu buruh kembali bekerja sebelum akhir 2025 dan proyeksi 72 ribu dalam jangka 1,5 tahun, program ini memberi harapan di tengah badai PHK massal. Jika target itu tercapai, Polri akan tercatat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga institusi yang ikut mengurangi angka pengangguran secara signifikan.

See also  PLN Kebut Pemulihan Jaringan Pascaerupsi Gunung Semeru, Kurang dari 12 Jam Listrik 29 Ribu Pelanggan Sudah Kembali Menyala

Langkah ini juga meneguhkan reputasi Indonesia di mata dunia. International Trade Union Confederation (ITUC) memberikan penghargaan kepada Polri sebagai institusi pertama di dunia yang membentuk desk khusus ketenagakerjaan. Pengakuan itu tidak datang tiba-tiba, melainkan lahir dari data konkret: ribuan buruh yang kehilangan pekerjaan kini tersenyum kembali ke pabrik. Bahkan, pelepasan massal buruh di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, menjadi bukti program ini bukan seremonial semata, melainkan hasil kerja sama nyata dengan industri.

“Ribuan buruh yang tersenyum kembali ke pabrik adalah potret keberhasilan nyata Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” jelas Haidar Alwi.

Kapolri Presisi dan Masa Depan Rakyat.

Haidar Alwi menekankan bahwa Desk Ketenagakerjaan merepresentasikan prinsip Presisi: prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Polri berhasil membaca potensi keresahan sosial akibat PHK massal, bertanggung jawab menghadirkan solusi, serta melaksanakannya secara transparan bersama perusahaan penerima buruh. Pendekatan ini membuat Polri tidak lagi dipandang sekadar aparat penegak hukum, melainkan sebagai penyeimbang sosial yang menjaga stabilitas ekonomi bangsa.

“Terobosan ini menandai wajah baru Polri yang semakin humanis dan solutif, sekaligus menjadi mitra rakyat dalam menghadapi krisis ketenagakerjaan,” tegas Haidar Alwi.

Menurut Haidar Alwi, capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam banyak kasus, kebijakan publik hanya berhenti di wacana. Namun berbeda kali ini, gagasan Kapolri diterjemahkan menjadi program konkret yang menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga pekerja. Bagi buruh yang kembali bekerja, kehadiran Polri bukan hanya soal rasa aman di jalan, tetapi juga rasa tenang di rumah karena nafkah mereka kembali terjamin.

Haidar Alwi menilai keberhasilan ini juga memberi pesan simbolis: Polri yang dulu identik dengan kekuatan koersif, kini tampil sebagai pengayom yang mendengar, bergerak cepat, dan membawa solusi. Transformasi ini hanya mungkin terjadi karena kepemimpinan yang berani keluar dari pola lama.

See also  Kementerian PUPR Tuntaskan Rehabilitasi dan Penataan Waduk Muara Nusa Dua Bali

Dengan fondasi tersebut, Haidar Alwi menyimpulkan bahwa kiprah Jenderal Listyo Sigit tidak bisa dipandang sekadar sebagai kebijakan jangka pendek. Ia telah mengukir standar baru bagi Polri, standar yang menempatkan rakyat sebagai pusat orientasi kerja kepolisian. Perubahan ini akan menjadi warisan berharga, tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi bangsa yang tengah menghadapi tantangan ketenagakerjaan global.

“Dengan capaian itu, saya menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo layak disebut sebagai Kapolri terbaik sepanjang masa versi Haidar Alwi Institute,” pungkas Haidar Alwi.

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Tuesday, 13 October 2026 - 14:31 WIB

Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok

Tuesday, 13 October 2026 - 09:12 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terbaru

Berita Utama

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:44 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil  / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027

Wednesday, 14 Oct 2026 - 15:28 WIB

Olahraga

103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Wednesday, 14 Oct 2026 - 12:53 WIB