Wamen Viva Yoga: Sekarang Orientasi Transmigrasi Pada Peningkatan Kesejahteraan

Thursday, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Puluhan laki-laki dan perempuan, baik anak-anak maupun dewasa, langsung bergembira menari Tari Tumbu Tanah, begitu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi tiba di Kampung Muari, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, 17/9/2025.

Kedatangan Viva Yoga yang didampingi oleh Gubernur Dominggus Mandacan, Bupati Bernard Mandacan, dan Wakil Bupati Mesak Inyomusi itu membuat masyarakat senang.

Sebagai Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga datang ke sana untuk meninjau kawasan transmigrasi yang ada di Manokwari Selatan. Di kabupaten itu transmigrasi sudah dilakukan sejak tahun 1968 di mana transmigran berasal dari Jawa Barat. Tahun 1972, transmigrasi dibuka kembali dengan menghadirkan orang Purwodadi dan Wonogiri, Jawa Tengah. Gelombang ketiga, tahun 1980 berasal dari Trenggalek, Jawa Timur.

Generasi kedua dari transmigran pada tahun 1980, salah satunya hadir menyambut kedatangan Viva Yoga, ia adalah Kapten Nuryanto. Anak transmigran itu sekarang menjadi Danramil 1808-01 Manokwari Selatan. Dirinya mengungkapkan, dua tahun lagi akan purna tugas.

Dalam sambutan, Viva Yoga mengatakan sekarang orientasi dan paradigma Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berbeda dengan masa lalu. Saat ini orientasinya tidak hanya pada perpindahan penduduk namun lebih mengedepankan kesejahteraan. Kesejahteraan kawasan transmigrasi ditujukan tidak hanya bagi kawasan yang masih dalam pembinaan namun juga pada kawasan yang sudah mandiri. “Juga tidak hanya untuk transmigran namun juga masyarakat setempat yang tinggak di kawasan transmigrasi”, ujarnya.

Menurut mantan Anggota Komisi IV DPR itu di kawasan transmigrasi Kementrans dalam merealisasikan program tidak membedakan antara transmigran dengan masyarakat setempat. “Semua menjadi tanggung jawab kementerian”, tegasnya. Dengan paradigma yang demikian maka yang menjadi petani, baik transmigran maupun penduduk setempat yang tinggal di kawasan transmigrasi, akan dibantu. “Demikian juga dalam masalah pembangunan infrastruktur, irigasi, sekolah, dan lain sebagainya”, ujarnya.

See also  Jasa Marga Transjawa Tol Berlakukan Buka Tutup Contraflow Tol Jakarta-Cikampek

Disampaikan kepada jajaran aparat pemerintah provinsi, kabupaten, dan semua yang hadir dalam kunjungan kerja itu, Kementrans dalam membangun kawasan transmigrasi tidak bisa sendirian. Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, antar kementerian bersinergi dalam merealisasikan program pembangunan. Hal demikian menurut Viva Yoga menjadi efektif dan efisien. “Dalam membuat program, Kementrans bersinergi dengan kementerian terkait, misalnya bila petani membutuhkan pupuk dan alat pertaniian, kita akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian”, ujar mantan Presidium KAHMI Nasional itu.

Sinergi antar kementerian sebagai langkah mendekatkan pemerintahan Presiden Prabowo dengan rakyat. “Kita harus membantu dan mendengar aspirasi rakyat”, tuturnya.

Dalam kunjungan kerja, Viva Yoga menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Papua Barat bantuan anggaran dari APBN Tahun 2025 sebesar Rp10,4 miliar. Dikatakan, dirinya hadir tidak hanya memberikan bantuan namun juga menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami datang ke Papua Barat dengan senang hati dan bersuka cita bertemu dengan saudara-saudara”, ucapnya. “Dalam kesempatan ini Kementrans membantu
Dalam pembangunan gereja”, tambahnya. Pembangunan gereja disebut agar warga di sana bisa beribadah dengan lebih nyaman. Viva Yoga berpesan agar para jamaah mendoakan Presiden Prabowo selalu diberi kekuatan dan kesehatan dalam mengemban amanat bangsa dan menjaga NKRI. “Bagi Presiden Prabowo, Tanah Papua adalah tanah harapan dan masa depan bangsa”, tuturnya.

Berita Terkait

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol
Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar
Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum
Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional
Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara

Berita Terkait

Tuesday, 23 June 2026 - 19:06 WIB

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Tuesday, 23 June 2026 - 13:07 WIB

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Sunday, 21 June 2026 - 18:13 WIB

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Sunday, 21 June 2026 - 14:17 WIB

Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Saturday, 20 June 2026 - 17:38 WIB

Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum

Berita Terbaru

News

Hamawas Perkuat Standar Keselamatan di Tol Kutepat

Tuesday, 23 Jun 2026 - 19:12 WIB

Berita Utama

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Tuesday, 23 Jun 2026 - 18:59 WIB