Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Dongkrak Ekonomi Warga, Warung Lokal Kebanjiran Pembeli

Saturday, 4 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto 2: Ibu Rizal, pemilik Rumah Makan sedang melayani pelanggan makan di tempat di seberang Pertamina Mandalika International Circuit, Kamis (2/10).

Keterangan Foto 2: Ibu Rizal, pemilik Rumah Makan sedang melayani pelanggan makan di tempat di seberang Pertamina Mandalika International Circuit, Kamis (2/10).

 

daelpos.com – Hadirnya Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 membawa berkah bagi masyarakat setempat. Tak terkecuali bagi mereka yang membuka usaha warung makan yang berada di sekitar lokasi.

Sejumlah warung makan di sekitar kawasan Mandalika mengalami lonjakan omzet dibanding hari biasanya. Hal itu lantaran ramainya penonton yang datang dari berbagai daerah di Tanah Air, bahkan hingga mancanegara.

Salah satunya dirasakan oleh Hernawati (41), pemilik Rumah Makan (RM) Amfana Lombok, yang lokasinya berseberangan dengan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mengaku warungnya selalu dipadati pengunjung sejak pagi hingga tengah malam selama berlangsungnya ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.

“Alhamdulillah adanya event Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 ini ekonomi masyarakat di sini meningkat. Kami sampai menginap di warung, karena malam tutup jam 1 dini hari, dan pagi-pagi sekali sudah buka. Orang-orang yang makan dari pagi sampai malam banyak sekali, bahkan ada bule (wisatawan asing, red) dan tamu dari luar daerah juga datang makan di sini,” beber Hernawati, saat berada di warung makannya, Jumat, 3 Oktober 2025.

Jika biasanya RM Amfana beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA, lanjutnya, selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Mandalika, jam buka diperpanjang hingga larut malam. Hernawati mengungkapkan, peningkatan omzet yang diraih mencapai hampir 90 persen dibanding hari biasa.

“Dampaknya cukup besar. Alhamdulillah masyarakat sekitar sini yang dulunya perekonomiannya sangat rendah, setelah adanya Pertamina Grand Prix of Indonesia semakin meningkat,” tambahnya.

Hal serupa juga dirasakan Rizal (38), pemilik warung makan lainnya di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit. Ia mengatakan suasana selama gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia sangat berbeda dibanding hari-hari biasa.

See also  Menteri PU: Evaluasi Menyeluruh Seluruh Jajaran PU Penting untuk Tekan Beban Ekonomi Berbiaya Tinggi

Dirinya berharap, ajang balap motor kelas dunia ini bisa terus berjalan dengan baik, sehingga manfaatnya bisa terus dirasakan masyarakat, khususnya di Lombok, NTB. “Saat Pertamina Grand Prix of Indonesia peningkatannya Alhamdulillah besar. Ada orang bule juga ramai datang makan,” ujar Rizal.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 digelar pada 3 – 5 Oktober 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan, Pertamina berkomitmen untuk terus menghadirkan energi yang memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Gelaran internasional ini menunjukkan sport tourism mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menjadi sarana untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Lonjakan omzet yang dirasakan warung makan, UMKM, hingga pelaku pariwisata membuktikan bahwa manfaat ajang ini langsung dirasakan masyarakat Lombok,” ujar Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Berita Terkait

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi
Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital
Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda
Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi
Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen
Kurangi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Perbaiki Sistem Pompa Bendung Bawah Tanah Bribin II Gunungkidul
Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR RI
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 10:28 WIB

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Friday, 6 November 2026 - 14:57 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Friday, 6 November 2026 - 12:21 WIB

Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital

Friday, 6 November 2026 - 08:56 WIB

Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda

Friday, 6 November 2026 - 08:54 WIB

Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB