daelpos.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan kepastian mengenai pembiayaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melunasi kewajiban proyek tersebut.
“Pemerintah tidak berencana menggunakan dana APBN untuk membayar utang proyek Whoosh,” ujar Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/10).
Menurut Mensesneg, saat ini pemerintah sedang aktif mendiskusikan berbagai opsi pembiayaan alternatif. Tujuannya adalah untuk mencari skema penyelesaian kewajiban finansial yang tidak membebani keuangan negara.
“Kami tengah mendiskusikan sejumlah opsi pembiayaan alternatif agar penyelesaian kewajiban proyek tersebut tidak membebani APBN. Sudah dibicarakan untuk mencari skema supaya beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar,” tambahnya.
Keputusan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal negara, sembari tetap memastikan kelangsungan proyek strategis nasional seperti Whoosh, yang dinilai Prasetyo telah memberikan manfaat besar dalam meningkatkan mobilitas dan konektivitas antara Jakarta dan Bandung.








